Senin, 23 Desember 2013

Kebiasaan Buruk Yang Menyebabkan Gangguan Pernapasan

sistem pernapasan
Gangguan pada pernapasan bisa menjadi cara untuk mengidentifikasi kebiasaan hidup anda sehari-hari. Secara sengaja maupun tidak, terkadang kita sering melakukan beberapa kebiasaan buruk yang dapat memberikan berbagai macam pengaruh pada kondisi kesehatan kita.

Sudah banyak sekali kebiasaan buruk yang dapat berdampak pada kesehatan tubuh kita. Selain itu ada juga berbagai jenis kebiasaan buruk yang juga dapat berdampak pada pernapasan kita.

Dibawah ini adalah beberapa kebiasaan buruk yang dapat berdampak buruk pada pernapasan, yaitu:
  • Merokok
Kebiasaan merokok merupakan penyebab utama dari munculnya berbagai masalah pada sistem pernapasan. Selain itu merokok tidak hanya bisa menyebabkan masuknya berbagai racun dalam paru-paru sehingga akan berdampak munculnya penyakit kanker paru-paru.

Banyaknya racun dalam rokok dapat tertinggal di dalam dinding paru-paru kita, meliputi nikotin, tar serta karbon dioksida. Sehingga tidaklah mengerankan bila seorang perokok akan sering sekali mengalami gangguan pada sistem pernapasan seperti pneumonia, batuk, serta bronkitis.
  • Minuman beralkohol
minuman beralkohol Bila seseorang sering minum minuman beralkohol, maka ia akan mengalami kerusakan pada sistem kekebalan tubuhnya. Dan bila sistem kekebalan tubuhnya lemah, maka akan banyak sekali organ-organ tubuhnya yang mengalami infeksi dengan sangat mudah, baik itu infeksi pada organ hati maupun infeksi pada sistem pernapasan yang cara penularannya sangat mudah sekali. Saat terjadi infeksi karena virus maupun bakteri, tidak hanya sel-sel tubuh saja yang akan diserang, namun flafelin yang terdapat pada bakteri yang bersifat racun nantunya juga akan memperparah kondisi alergi sehingga dapat menimbulkan berbagai masalah gangguan pernapasan seperti sesak napas, lendir maupun batuk. Di samping itu, orang yang suka minum minuman keras dalam waktu yang cukup lama, nantinya akan mengalami kardiomiopati yaitu adanya kelemahan pada otot jantung. Otot jantung yang lemah tidak dapay memompa darah yang cukup banyak untuk menutrisi berbagai organ-organ tubuh termasuk organ paru-paru. Hal seperti akan dapat mengakibatkan kelelahan, napas menjadi pendek-pendek serta sulit untuk bernapas.
  • Kurang istirahat
Istirahat yang cukup merupakan hal yang sangat penting, agar sistem imunitas tubuh dapat berfungsi dengan baik. Saat tubuh beristirahat, tubuh kita akan mengembalikan dan memperbaiki semua sel-sel tubuh, termasuk berbagai jaringan tubuh yang berperan dalam memproduksi sel-sel kekebalan tubuh. orang yang kurang istirahat, umumnya rentan sekali untuk mengalami masalah gangguan pernapasan seperti penyakit asma, yang umumnya muncul karena adanya infeksi maupun karena alergi.
  • Kurang olahraga
berolahragaBila anda selalu merasakan badan anda kurang fit, bisa jadi hal seperti ini terjadi karena anda kurang olahraga maupun kurang melakukan aktivitas fisik, sehingga menyebabkan peredaran darah menjadi tidak lancar dan mengakibatkan sel-sel, jaringan serta organ tubuh anda tidak ternutrisi secara sempurna. Kurang olahraga juga bisa menyebabkan sistem kekebalan tubuh menalami gangguan serta rentan sekali mengalami infeksi. Dan penyakit flu merupakan salah satu gangguan pernapasan yang sangat umum dan mudah sekali menyerang manusia karena kurang olahraga.
  • Stres
Hormon stres yang kadarnya sukup tinggi dapat menimbulkan adanya ketidakseimbangan hormon dalam tubuh seseorang. Hal seperti ini akan mengakibatkan sistem metabolisme serta daya tahan tubuh menjadi menurun. Menurunnya daya tahan tubuh akan dapat mengakibatkan munculnya infeksi serta gangguan pada sistem pernapasan. Selain itu, tanpa kita sadari stres juga dapat menyebabkan adanya penyempitan pada saluran pernapasan serta dapat memicu penyakit asma.
  • Kurang cairan
Air sangat penting bagi tubuh kita. Tanpa air, maka organ-organ dalam tubuh kita akan mengalami penurunan sehingga tidak dapat berfungsi dengan baik. Jika tubuh kita kita ibaratkan dengan mesin, maka air adalah olinya. Tanpa adanya oli, maka mesin menjadi seret dan cepat rusak. megitu juga dengan tubuh kita. Bila tubuh kita bekerja terlalu berat, tanpa adanya air yang cukup, maka organ-organ tubuh kita termasuk organ pernapasan akan mengalami aus dalam waktu cepat maupun lambat. Hal seperti ini akan memicu timbulnya berbagai masalah seperti gangguan pernapasan.
  • Kurang buah dan sayuran
Selain  tubuh kita memerlukan lemak, protein serta karbohidrat agar dapat berfungsi dengan baik, tubuh kita juga memerlukan vitamin dan mineral yang terdapat pada buah dan sayuran untuk mengatur berbagai fungsi serta sistem kerja tubuh. Selain mengandung vitamin dan mineral, buah dan sayuran juga mengandung berbagai zat yaitu antrakuinon, glikosida, flavonoid, karoten, proxeronin, rutin xeronin dan masih banyak lagi. berbagai kandungan nutrisi yang baik ini tidak hanya dapat menutrisi tubuh kita, namun juga dapat memperbaiki sistem kerja tubuh. Dengan tubuh yang sehat, maka kita akan dapat mengurangi berbagai gangguan kesehatan terutama gangguan pada sistem pernapasan.

Minggu, 22 Desember 2013

Hemoroid Pada Ibu Hamil

 Adanya gejolak hormon yang terjadi pada saat kehamilan juga dapat menyebabkan ibu-ibu yang sedang dalam masa kehamilan mengalami hemoroid atau yang biasa disebut dengan ambeien

Rahim yang berisi dengan janin akan meningkatkan tekanan di dalam abdomen atau bagian perut. Sehingga ambeien rentan sekali terjadi. Hal seperti ini diakibatkan oleh adanya tekanan karena pertumbuhan janin pada vena hemorrhoid.

Ibu-ibu yang sedang dalam keadaan hamil sangat rentan sekali untuk menderita ambeien karena peningkatan kadar hormon saat kehamilan yang dapat melemahkan dinding vena pada bagian dubur.


Ada banyak sekali ibu hamil yang mengalami ambeien setelah 6 bulan usia kehamilan karena adanya peningkatan tekanan pada vena di bagian dalam area panggul.

Hal yang sama telah disampaikan oleh seorang spesialis bedah digestif RSUD Dr. Soetomo yaitu Prof. Dr. Abdus Syukur SpB-BKD dalam sebuah Seminar Awam Penanganan pada Hemoroid yang diadakan di Siloam Hospitals pada tanggal 14 April lalu.

Selain dikarenakan adanya peningkatan tekanan dalam perut ibu hamil, masih terdapat beberapa penyebab-penyebab yang lain yang dapat menyebabkan hemoroid pada ibu hamil. Yaitu, perubahan hormon estrogen serta progesteron yang ada di dalam tubuh ibu dalam masa kehamilan, serta volume darah yang mengalami peningkatan sekitar 20%.

"Keadaan seperti ini akan semakin parah bila seseorang ibu hamil tersebut memiliki keturunan ambeien" kata dokter yang akrab disapa Syukur. Hal yang terpenting untuk kita ketahui adalah tidaks emua ambeien harus dioperasi. Dalam sebuah penelitian menyebutkan bahwa 4 dari 10 orang ibu hamil akan terserang ambeien.

Jika hal seperti ini telah terjadi, maka para ibu hamil haruslah bertanya pada dokter tentang tingkatan penyakit ambeien. Apalagi jika dokter telah memberikan himbauan bahwa ibu hamil tersebut untuk diharuskan menjalani operasi. Sebab, pada ambeien tingkat I dan II, metode pengobatan untuk ambeien tidak memerlukan suatu tindakan operasi.

Metode pengobatan yang dilakukan oleh dokter hanya bersifat konservatif, yaitu berupa pemberian obat yang diminum serta diet makanan pedas, durian, nanas, acar, salak serta tidak makan daging kambing. Untuk lebih jelasnya, ambeien memiliki 4 tingkatan keparahan, meliputi:
  • Tingkat I. Ambeien masih berada di dalam bagian dubur. Keluhan yang umumnya terjadi adalah keluar darah pada bagian dubur saat buang air besar, tanpa adanya rasa nyeri serta rasa gatal
  • Tingkat II. Saat mengejan, anbeien berupa sebuah tonjolan yang dapat keluar masuk pada bagian dubur. Disertai dengan perdarahan, sesuatu yang menonjol pada dubur, disertai dengan rasa nyeri serta dapat berpindah posisi secara spontan.
  • Tingkat III. Ambeien yang berupa tonjolan tersebut dapat keluar dengan mudahnya meskipun tidak saat mengejan. Disertai dengan perdarahan, rasa nyeri yang sangat, serta tonjolan tidak dapat masuk secara spontan.
  • Tingkat IV. Memiliki nama incarcerate. Ambeien yang berupa tonjolan tersebut terus menerus berada di luar bagian dubur. Adanya perdarahan, tonjolan bersifat tetap, rasa nyeri yang terus menerus, serta tidak dapat masuk kembali.
Umumnya gejala yang selalu menyertai adalah adanya pendarahan pada saat buang air besar. Jika anda saat ini sedang dalam keadaan hamil serta merasakan hal-hal yang serupa seperti diatas, maka anda disarankan untuk segera konsultasi ke dokter yang ahli. Jika tidak segera diobati dan ditangani, maka ibu hamil tersebut akan terserang kurang darah atau anemia.

Bahaya lain yang bisa saja terjadi adalah infeksi. Lantas bagaimana cara mencegah terjadinya hemoroid pada ibu hamil? Khususnya bagi ibu yang sedang dalam masa kehamilan, sebaiknya lebih membatasi jumlah persalinan, membatasi peningkatan berat badan, minum air secukupnya, serta selalu tidur dalam posisi miring. Hal ini terutama, bagi para perempuan yang memiliki riwayat kesehatan keluarga yang mengalami ambeien. 

Beberapa ibu hamil juga dapat mengalami ambeien selama menjalani proses persalinan akibat dari tekanan bayi yang sangat kuat. Komplikasi lain setelah melahirkan juga dapat memicu munculnya ambeien. Misalnya lembutnya daerah vagina serta bagian dubur sering menyebabkan ibu-ibu untuk menunda atau menahan buang air besar. Sehingga hal seperti ini akan memicu terjadinya wasir serta sembelit. Diagnosis.
  • Darah pada bagian anus.
  • Prolaps
  • Rasa tidak nyaman pada bagian anus
  • Mengeluarkan semacam lendir
  • Kemungkinan adanya anemia sekunder (walaupun jarang terjadi)
  • Muncul kelainan yang khas pada inspeksi
  • Gambaran yang khas pada anoskopi maupun retoskopi.
Sebelum melakukan tindakan pengobatan, perlu adanya pemeriksaan secara teliti, pada:
  • Riwayat penyakit
  • Pemeriksaan secara fisik yaitu inspeksi serta rektaltouch atau colok dubur.
  • Pemeriksaan dengan menggunakan teropong yaitu anuskopi atau proktoskopiserta rektoskopi.
  • Rontgen atau colon inloop atau biasa disebut kolonoskopi.
  • Pemeriksaan pada darah, urin, maupun tinja sebagai penunjang pemeriksaan.
Ada begitu banyak hal yang bisa dilakukan untuk mencegah kambuhnya wasir, yaitu:
  • Menghindari mengejan terlalu kuat pada saat buang air besar.
  • Cegah sembelit dengan konsumsi makanan yang kaya serat seperti buah, sayur,  dan kacang-kacangan, serta memperbanyak minum air putih minimal delapan gelas dalam sehari.
  • Jika anda merasa ingin buang air besar, segera lakukan. Jangan di tahan, atau ditunda, sebab dapat menyebabkan tinja menjadi keras.
  • Mengurangi makanan pedas
  • Tidur yang cukup.
  • Jangan terlalu lama duduk.
  • Rutin berolahraga.
Secara umum, ambeien dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu:
  • Ambeien internal
Pembengkakan yang terjadi pada bagian dalam rektom sehingga tidak dapat dilihat maupun diraba. Pembengkakan jenis ini umumnya tidak menimbulkan rasa sakit, karena hanya ada sedikit syaraf yang terdapat pada bagian rektum.

Tanda yang muncul biasanya perdarahan saat buang air besar. Jika ambeien internal ini membesar kemudian keluar ke bagian bibir anus akan dapat menyebabkan sakit yang luar biasa. Ambeien yang terlihat berwarna merah muda ini setelah sembuh akan masuk dengan sendirinya, namun bisa juga perlu didorong agar bisa masuk.
  • Ambeien eksternal.
Ambeien yang menyerang anus sehingga menimbulkan rasa sakit, perih serta gatal. Tika terdosong keluar oleh tinja, ambeien akan mengakibatkan penggumpalan yang dapat menyebabkan ambeien berwarna biru keunguan. Gejala-gejala yang sering kali menyertai ambeien, adalah:
  • Perdarahan pada dubur. Darah yang keluar bisa berupa hanya tetesan namun terkadang juga bisa mengalir deras. Darah berwarna merah muda, umumnya penderita tidak mengalami rasa sakit.
  • Rasa ada yang mengganjal. Setelah buang air besar, ada sensasi rasa seperti mengganjal. Kondisi ini menciptakan kesan bahwa proses buang air besar belum berakhir dengan sempurna, sehingga seseorang cenderung mengejan dengan kuat. Tindakan seperti ini justru akan semakin memperparah kondisi ambeien.
  • Gatal. Hal ini disebabkan karena bagian yang terasa nyeri pada dubur sulit sekali untuk dibersihkan. Virus akan sangat mudah sekali menyebabkan infeksi pada kulit yang memicu adanya rasa gatal.

Sabtu, 21 Desember 2013

Biaya Yang Mahal Karena Dampak Dari Kebiasaan Merokok

pack rokokMasyarakat serta pemerintah di Indonesia, setiap tahunnya mengeluarkan anggaran sebesar Rp 186 triliun hanya untuk biaya pengobatan serta penanganan berbagai macam penyakit yang muncul sebagai dampak dari kebiasaan merokok.

Dr Rohadi Budi Prihatin dari Pusat Pengkajian Pengolahan Data mengatakan "Jumlah itu lebih banyak 3 kali lipat jika dibandingkan dari pendapatan cukai rokok resmi yang nilainya sebesar Rp 62 triliun yang diperoleh pemerintah setiap tahunnya"

Beliau mengatakan hal tersebut ketika menjadi pembicara dalam sebuah pertemuan "Pembangunan Komitmen Penerapan Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok" yang dihadiri oleh para tokok masyarakat di Bali serta para staf Dinas Kesehatan Provinsi Bali. Berdasarkan dari data terakhir yang diperoleh Kementrian Kesehatan, setiap tahunnya ada sekitar 265 miliar batang rokok resmi yang diproduksi oleh semua pabrik rokok yang ada di Indonesia.

merokokDari jumlah total produksi tersebut, uang yang beredar dari industri rokok ada sekitar Rp 250 triliun per tahun. Namun, yang masuk ke pemerintah sebagai pendapatan negara dari cukai rokok hanya sekitar Rp 62 triliun.

Dan sayangnya, biaya yang harus dikeluarkan oleh pemerintah serta masyarakat untuk biaya pengobatan penyakit sebagai dampak dari rokok justru lebih banyak jika dibandingkan dengan pendapatan yang diperoleh pemerintah dari rokok.

Beliau menjelaskan bahwa, dana sebesar Rp 186 triliun tersebut merupakan akumulasi dari dana jaminan kesehatan masyarakat yang dikeluarkan oleh pemerintah yang ditambah dengan uang pribadi dari masyarakat. Seperti yang kita ketahui bersama, biaya pengobatan penyakit sebagai dampak dari kebiasaan merokok, seperti paru-paru, stroke, jantung  serta berbagai penyakit yang lainnya, semuanya membutuhkan biaya yang relatif banyak. Semua orang baik tua maupun muda mengenal rokok.

Tidak terkecuali di Indonesia. Di Jawa Timur sendiri sudah ada dua tempat penghasil rokok terbesar yaitu di Kediri dan Surabaya. Dua pabrik ini telah menghidupi banyak pekerja serta dapat menghasilkan jutaan linting tokok per harinya. Sekitar 5,4 juta penduduk di negara berkembang yang meninggal karena rokok di tahun 2005.

bahan kimia dalam rokok
Dan bila keadaan seperti ini terus menerus dibiarkan maka diperkirakan akan ada peningkatan sebesar 8 juta orang yang meninggal pada tahun 2030 disebabkan oleh berbagai penyakit karena kebiasaan merokok. Dan sekitar 80% kasus kematian tersebut  berkaitan dengan rokok serta terjadi di beberapa negara berkembang.

Bahkan WHO, Badan Kesehatan Sedunia memprediksikan akan ada peningkatan sebesar 10 juta jiwa kasus kematian yang terjadi karena dampak dari kebiasaan merokok dan ada sekitar 70% nya terjadi di negara berkebang. WHO juga menyebutkan sekitar 10 negara yang tinggi konsumsi tembakau yaitu di negara China, India, Indonesia, Amerika Serikat, Jepang, Brazil, Jerman, Rusia, Turki dan Bangladesh. Ada sekitar 6 dari 10 rumah tangga di Indonesia memiliki pengeluaran untuk biaya rokok.

Dan umumnya orang-orang tersebut merokok di dalam rumah. Tentunya, hal seperti ini akan sangat buruk pada kesehatan orang-orang yang ada di dalam rumah tersebut. Asap rokok akan memberikan dampak berbagai macam penyakit, bukan hanya bagi sang perokok sendiri, namun juga bisa berdampak pada orang-orang yang ada disekitarnya. Maka dari itu, mulai sekarang cobalah untuk mengurangi dan menjauhi rokok agar terhindar dari berbagai bahaya penyakit yang sangat merugikan.

Jumat, 20 Desember 2013

Faktor Resiko Dari Penyakit Jantung

Surabaya,Seperti yang kita ketahui, jantung merupakan organ tubuh yang vital yang memiliki fungsi untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

Seperti organ tubuh yang lainnya, jantung juga dapat terserang oleh berbagai macam penyakit.

Yang disebut penyakit jantung adalah suatu kondisi yang dapat menyebabkan jantung tidak mampu melakukan tugasnya dengan baik.

Karena adanya berbagai gangguan serta penyakit yang dapat mempengaruhi kinerja jantung. Penyakit jantung yang umum terjadi adalah jantung koroner yang mampu menyebabkan serangan jantung hingga kematian secara mendadak.

Penyebab dari penyakit jantung kotoner adalah adanya penyempitan serta penyumbatan pembuluh arteri karena akumulasi serta penumpukan zat-zat lemak secara berlebihan pada lapisan dinding nadi pembuluh koroner.

Hal ini umunya dipengaruhi oleh pola makan yang tidak sehat serta gaya hidup yang kurang bergerak, merokok, hipertensi, serta kolesterol yang tinggi sehingga mempegaruhi pembentukan pembekuan darah. Akibatnya, aliran darah ke jantung menjadi terhambat sehingga mengganggu kinerja jantung untuk memompa darah yang akhirnya memicu terjadinya serangan jantung.

Selain itu ada juga penyakit yang lain yang disebabkan adanya kelainan bawaan atau sejak lahir seperti jantung yang tidak sempurna, kelainan pada katup jantung, serta lemahnya otot jantung, penyebab yang lainnya adalah bakteri yang dapat menyebabkan infeksi pada jantung. 

Jantung merupakan organ yang berupa otot, berbentuk kerucut, memiliki rongga serta dengan basisnya di atas dan puncaknya berada di bawah. Puncak atau apex miring ke sebelah kiri. Memiliki berat sekitar 300 g.

Agar jantung berfungsi sebagai pemompa yang efisien , maka otot-otot jantung, rongga atas serta rongga bagian bawah haruslah berkontraksi secara bergantian. Laju denyut jantung atau kerja pokpa ini dikendalikan secara alamiah oleh suatu pengatur irama.

Pengatur irama ini terdiri dari sekumpulan nodus sinotrialis, yang terletak pada bagian dalam dinding serambi kanan. Sebuah impuls listrik yang ditrasmisikan oleh nodus sinotrialis ke kedua serambi akan membuat keduanya dapat berkontraksi secara serentak.

Arus listrik ini kemudian akan diteruskan ke dinding-dinding bilik, yang nanti pada gilirannya akan membuat bilik-bilik tersebut berkontraksi secara serentak juga. Periode kontraksi ini umumnya disebut systole.

Selanjutnya periode ini akan diikuti dengan sebuah relaksasi pendek sekitar 0,4 detik yang biasa disebut diastole, sebelum impuls berikutnya datang. Nodus sinotrialus akan menghasilkan antara 60 hingga 72 impuls seperti ini pada setiap menit, pada saat jantung sedang santai.

Produksi impuls ini juga dikendalikan oleh suatu bagian pada sistem saraf yang disebut sistem saraf otonom, yang dapat bekerja diluar keinginan kita. Sistem listrik built-in inilah yang menghasilkan kontraksi-kontraksi pada otot jantung berirama yang biasa disebut denyut jantung.

Beberapa faktor resiko terserang penyakit jantung koroner, adalah:
  • Umur 45 tahun pada pria
Sangatlah penting sekali bagi pria untuk menyadari suatu kerentanan pada mereka serta mengambil tindakan yang positif untuk mencegah munculnya penyakit jantung.
  • Umur 55 tahun atau telah mengalami menopause dini pada wanita
Wanita yang mengalami menopause dini sebagai suatu akibat dari operasi serta wanita yang berumur 55 tahun, juga diwajibkan untuk menjaga kesehatan tubuh serta organ jantungnya.
  • Riwayat kesehatan keluarga
Riwayat serangan jantung yang pernah dialami oleh salah satu anggota dalam sebuah keluarga seringkali merupakan suatu akibat dari profil kolesterol yang bersifat abnormal.
  • Diabetes.
Mayoritas pengidap diabetes yang meninggal, bukanlah disebabkan karena adanya peningkatan level pada kadar gula dalam darahnya, namun lebih disebabkan karena kondisi komplikasi pada jantung mereka.
  • Rokok
Resiko serangan penyakit jantung pada seorang perokok setara dengan resiko serangan jantung pada individu yang memiliki kelebihan berat badan sekitar 100 pon. Sebenarnya memang tidak mungkin untuk menyamakan keduanya. Salah satu teori yang lebih masuk akal adalah karena racun pada rokok yang masuk dalam tubuh akan mempengaruhi kesehatan seluruh organ di dalam tubuh manusia.
  • Hipertensi
Hipertensi dapat menyebabkan berbagai macam penyakit mengerikan termasuk dapat juga mengakibatkan gagal jantung, maupun penyempitan pembuluh darah jantung serta juga dapat menyebabkan serangan jantung.
  • Obesitas.
Obesitas khususnya obesitas sentral ditandai dengan perut yang buncit adalah bentuk dari kegemukan. Meskipun orang yang gemuk memiliki kecenderungan akan resiko penyakit jantung, terlebih lagi orang yang mengalami obesitas sentral.
  • Gaya hidup
Gaya hidup yang tidak sehat merupakan salah satu penyebab utama dari penyakit jantung serta menggantinya dengan beraneka kegiatan fisik, sungguh merupakan sesuatu langkah yang paling radikal yang dapat diambil.
  • Stress.
Telah banyak sekali penelitian yang telah menunjukkan bahwa ketika seseorang menghadapi stres karena situasi yang sangat menegangkan, dapat menyebabkan terjadinya arithmias jantung. Hal ini terjadi karena sistem listrik yang berjalan secara cepat dan kacau pada bagian jantung, sehingga sangat membahayakan jiwa.

Kamis, 19 Desember 2013

Kandungan Dan Manfaat Buah Kesemek

manfaat buah kesemekKesemek, sering disebut sebagai apel jawa karena bentuknya yang mirip dengan buah apel. Namun ternyata buah kesemek memiliki banyak manfaat untuk kesehatan butuh kita.

Buah kesemek memiliki kandungan gizi yang tidak kalah hebatnya dengan apel. Bahkan kesemek memiliki kandungan gizi yang lebih lengkap dan lebih banyak sehingga mengkonsumsi 1 buah kesemek sama dengan mengkonsumsi 2 buah apel sekaligus.

Buah kesemek yang masih muda mengandung zat tanin yang biasanya dinamakan dengan tanin-kaki, yang dapat menimbulkan efek rasa sepat pada buah kesemek. Namun, zat tanin ini akan semakin berkurang seiiring dengan matangnya buah.

Tanin-kaki ini biasanya dimanfaatkan sebagai bahan pengawet berbagai macam kerajinan tangan, membantu dalam proses pembuatan arak beras di Jepang maupun sebagai bahan campuran untuk metode pengobatan penyakit hipertensi.

Berdasarkan riset yang pernah dilakukan, ternyata kesemek memiliki banyak kandungan zat-zat sangat bermanfaat. diantaranya adalah senyawa banyak antioksidan yang bermanfaat untuk mencegah munculnya kanker serta menghambat proses penuaan dini.

buah kesemek
Selain itu, mengkonsumsi 1 butir kesemek setiap hari akan dapat mencegah terjadinya pengerasan pada pembuluh darah. Hal ini disebabkan karena kesemek dapat menjaga tekanan darah agar tetap stabil. Dengan adanya kelenturan pembuluh darah serta tekanan darah yang tetap stabil, maka organ jantung anda akan tetap terjaga kesehatannya.

Buah kesemek mengandung karbohidrat, vitamin A, kalsium, fosfor, retinol, vitamin A dan C, polifenol, kalium serta asam askorbat.

Kesemek dapat menjaga kesehatan organ paru-paru, memperkuat organ limpa serta menghilangkan haus karena kandungan airnya yang cukup banyak. Buah kesemek dapat dimakan secara langsung maupun diolah sebagai makanan selingan yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Kandungan polifenol di dalam buah kesemek dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah sehingga lemak-lemak jahat yang ada dalam tubuh kita menjadi berkurang. Selain itu kesemek juga mengandung kalori, lemak yang baik serta kaya akan serat sehingga dapat menjaga organ pencernaan.

kesemekKandungan flavonoid dan senyawa antioksidan seperti catecin serta gallocatechin ditambah dengan senyawa antikanker yaitu asam betulinic dalam kesemek sangat penting sekali peranannya bagi kesehatan tubuh kita.

Senyawa catechin dalam buah kesemek merupakan agen yang memiliki kemampuan sebagai antiinfeksi, anti peradangan, serta mencegah pendarahan dari pembuluh darah.

Buah kesemek juga mengandung vitamin A, betakaroten, likopen lutein, zeaxanthin serta cryptoxanthin yang memiliki fungsi untuk mempertahankan diri dari serangan radikal bebas yang memiliki peranan aktif dalam berbagai macam penyakit degeneratif dan penuaan dini.

Kandungan zeaxanthin dalam kesemek dapat diserap dengan baik oleh retina di dalam mata sebagai cara untuk melindungi organ mata dari terserang  kebutaan dan penyakit mata seperti katarak.

Di samping itu, buah kesemek juga mengandung zat-zat seperti asam folat, piridoksin serta thiamin. berbagai zat tersebut berperan sebagai agen ganda untuk menjaga kesehatan tubuh kita dengan cara menjaga daya tahan dan kekebalan tubuh kita. Buah kesemek yang masih segar mengandung berbagai mineral penting seperti kalium, tembaga, mangan serta fosfor.

Mangan merupakan agen yang dapat bermutasi sebagai enzim superoksida yang dapat memusnahkan radikal bebas yang kuat sekalipun. Mineral tembaga dalam kesemek merupakan komponen penting dalam pembentukan enzim yang nantinya akan bergabung dengan mangan dan seng dalam menghandurkan radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh kita. Selain itu, tembaga juga sangat dibutuhkan oleh tubuh kita untuk memproduksi sel-sel darah merah.

Rabu, 18 Desember 2013

Aktif Berolahraga Membuat Kerja Semakin Fokus

bersepeda ke kantorGaya hidup sehat serta aktif untuk bergerak, telah lama dipercaya dapat mengindarkan seseorang dari penyakit yang berkaitan dengan obesitas, bahkan dapat mempertajam daya ingat.

Namun ternyata, manfaat dari gaya hidup sehat yang aktif tidak hanya itu saja. Sebab, orang yang sehat ternyata juga memiliki rentang perhatian yang lebih panjang jika dibandingkan dengan orang yang memiliki gaya hidup yang menetap, atau monoton.

Rentang perhatian atau attention span merupakan suatu periode dimana seorang individu dapat memfokuskan perhatiannya dalam satu hal tanpa disertai dengan adanya suatu gangguan apapun. Tim peneliti dari University of Granada, Spanyol, secara khusus telah menemukan bahwa aktivitas fisik seperti olahraga berat ataupun lari dapat meningkatkan fungsi dari sistem saraf pusat atau yang biasa disebut dengan central nervous system atau CNS serta autonomic nervous system atau ANS.

Orang-orang yang aktif dalam bergerak tidak hanya memiliki perhatian yang panjang, namun juga memiliki kemampuan kognitif yang jauh lebih baik jika dibandingkan dengan rekan-rekan kerjanya yang tidak begitu aktif. Untuk membuat kesimpulan seperti ini, para peneliti membandingkan performa kognitif sejumlah responden dengan jara menguji perhatian berkelanjutan atau sustained attention, perhatian berorientasi dengan waktu atau time oriented attention, serta persepsi waktu pada para responden.

tetap aktifPara responden yang ikut berpartisipasi terdiri dari 28 pria muda yang mayoritas merupakan mahasiswa University of Granada. 14 orang diantaranya masih berusia antara 17 hingga 23 tahun, diantaranya memperlihatkan rendahnya kemampuan fisik atau physical aptitude, yang menunjukkan bahwa memiliki porsi aktivitas fisik yang lebih rendah.

Sedangnya 14 orang yang lain berusia antara 18 hingga 29 tahun yang hidupnya jauh lebih aktif dibandingkan dengan responden lain. Untuk membuktikan tingginya tingkat kemampuan fisik pada kelompok kedua, para peneliti mengungkapkan bahwa, 11 orang diantaranya merupakan anggota dalam suatu organisasi olahraga seperti federasi bersepeda, sedangkan 3 orang yang lain, mempelajari aktivitas secara fisik di universitas.

Dari situlah, para peneliti akhirnya menemukan bahwa dengan bersepeda, partisipan pada kelompok pertama  yang memiliki fisik yang bugar memiliki kemampuan untuk tetap fokus pada suatu pekerjaan, dalam waktu yang lebih lama, termasuk merespon beberapa stimulan secara lebih cepat. Bahkan para peneliti sempat terkejut ketika mengetahui perbedaan pengaruh tes kognitif terhadap ANS para responden.

latihan sambil bekerja
Contohnya, ketika peneliti menguji persepsi waktunya, detak jantung para responden mengalami penurunan, namun ketika perhatian berkelanjutan para responden di uji, nyaris tidak ada perubahan yang dignifikan pada denyut jantung para responden tersebut. Faktanya, saat para peneliti berpindah dari satu ujian ke ujian yang lain, denyut jantung responden yang aktif dalam bergerak termasuk yang paling stabil.

Sebaliknya, kelompok yang tidak aktif bergerak atau berolahraga memperlihatnya denyut jantung yang cenderung naik turun dari satu ujian ke ujian lainnya. "Melalui penelitian ini menunjukkan bahwa manfaat utama dari kebugaran secara fisik pesepeda yang ikut berpartisipasi dalam penelitian ini, sepertinya ada hubungannya dengan sejumlah proses yang dipengaruhi oleh perhatian berkelanjutan" kata Antonio Luque Casado, sebagai ketua tim peneliti dari Department of Esperimental Psychology.

Selasa, 17 Desember 2013

Meningkatnya Polusi Udara Dapat Sebabkan Peningkatan Resiko Diabetes

asap kendaraanPara penduduk yang tinggal di kota-kota besar yang memiliki tingkat polusi udara yang tinggi, akan berpeluang terserang diabetes sekitar 4% jika dibandingkan dengan penduduk yang tinggal di lingkungan yang bersih dan jauh dari polusi.

Hal ini disebabkan karena kandungan nitrogen dioksida merupakan zat yang terkandung di salam polusi udara yang banyak di temukan di kota-kota besar yang penuh dengan asap kendaraan bermotor.

Orang-orang yang sehat, sepertinya dapat terserang bahaya yang besar akibat dari polusi udara yang berlebihan, karena polusi udara dapat meningkatkan resiko diabetes hingga 10% pada orang-orang yang aktif secara fisik serta meningkatkan sekitar 12% pada orang-orang yang tidak merokok.

Penelitian yang dilakukan sebelumnya juga telah menemukan, bahwa orang yang mengidap diabetes sepertinya akan semakin rentan dengan kondisi yang seperti ini jika dibandingkan dengan orang-orang yang tidak pengidap diabetes. Hasil dari penelitian tersebut telah di terbitkan dalam Journal Diabetes Care. Seorang ahli epidemiologi di Boston, Amerika yang bernama John Brownstein, berkata "Polusi udara benar-benar dapat memberikan pengaruh yang nyata pada perkembangan penyakit diabetes" polusi udara karena asap kendaraan bermotor[/caption] Para peneliti tersebut melihat dari data bahwa sekitar 52.000 jiwa di dua kota terbesar di Denmark. Selama kurun waktu 10 tahun, terdapat hampir 3.000 jiwa atau sekitar 5,5% penduduk yang berumur 50 hingga 65 tahun telah terdiagnosa mengalami diabetes untuk yang pertama kali.

polusi udara karena asap kendaraan bermotor"Penelitian itu memang merupakan sebuah studi yang pertama yang telah menunjuukan bawa seseorang yang sehat masih memiliki kemungkinan terserang penyakit sebagai efek samping dari polusi udara" ujar Zorana J. Andersen. Faktor-faktor resiko yang lainnya untuk diabetes terus menjadi suatu indikator yang sangat signifikan dari kemungkin penyakit diabetes.

Maka, bisa di katakan bahwa paparan polusi udara juga merupakan salah satu faktor yang juga harus dipertimbangkan dalam kondisi kesehatan manusia di perkotaan. Sebenarnya meningkatnya resiko yang terjadi sebagai akibat dari polusi udara, hanya sebesar 4 % saja. Dan sepertinya, hubungan diabetes dengan polusi udara, tampaknya lebih besar resikonya pada para wanita dalam penelitian tersebut.

Jadi, sepertinya harus ada penelitian yang lebih lanjut yang berdasarkan pada perbedaan jenis kelamin yang berhubungan dengan kerentanan terhadap paparan polusi udara. Selain itu, penelitian tersebut masih belum dapat dibuktikan keabsahannya. Karena seperti yang kita ketahui bersama bahwa masih ada faktor-faktor lain yang menyebabkan diabetes, seperti stres, sosial dan lain sebagainya.

Orang yang tinggal di perkotaan yang memiliki tingkat polusi lalu lintas yang tinggi juga sangat berpotensi untuk mengalami sedikit peningkatan risiko kematian akibat dari penyakit stroke. Ada sebuah bukti yang mengindikasikan bahwa partikel polusi sangat kecil sekali sehingga sangat memungkinkan untuk masuk dan berada di dalam aliran darah. Sehingga dapat memberikan potensi untuk terjadinya peradangan dan penyempitan darah di dalam tubuh, yang nantinya akan dapat menyebabkan  serangan jantung, gagal jantung, stroke dan bahkan asma.

mencegah terkena polusi udaraSeorang ahli kesehatan lingkungan dari University of British Columbia di Canada yang berbama Michael Brauer, mengatakan "Polusi udara itu memiliki dampak yang sama buruknya seperti asap rokok  pada pembuluh darah.

Namun ada sedikit perbedaan, sebab siapa saja bisa terkena polusi udara" mencegah terkena polusi udara[/caption] Selain itu, polusi udara di kota besar yang padat penduduknya juga dapat meningkatkan resiko terserang diabetes pada anak-anak. Hal ini juga dipublikasikan di dalam Journal Diabetologica, yang menjelaskan tentang anak-anak yang tinggal di kota yang tinggi polusi udara, ternyata memiiliki kecenderungan lebih rentan memunculkan resistensi insulin sehingga nantinya akan berpotensi mengalami diabetes tipe dua.

Penelitian tersebut melibatkan 3878 anak yang berumur 10 tahun yang diambil contoh darahnya oleh para peneliti untuk diteliti secara lanjut. Dan hasilnya, anak-anak yang tinggal di tempat yang paparan polusi udaranya lebih tinggi terbukti memiliki tingkat resistensi insulin yang lebih tinggi. Sedangkan anak-anak yang tinggal di tempat yang rendah polusi memiliki tingkat resistensi insulin yang relatif rendah. "Jadi bisa disimpulkan bahwa pemicu perkembangan penyakit diabetes tidak hanya karena dari gaya hidup saja. Tapi kondisi kesehatan lingkungan juga ikut berpengaruh dalam kesehatan anak" kata Joachim Heinrich yang menuliskan tentang hasil penelitian itu.