Senin, 30 Desember 2013

Mengenal Tentang Penyakit Leptospirosis

bakteri leptospiraAkan ada banyak sekali jenis penyakit yang muncul ketika musim hujan. Biasanya yang terjadi adalah batuk dan pilek.

Namun, pernahkah anda mengenal tentang penyakit leptospirosis serta apa penyebab dari penyakit leptospirosis? Leptospirosis merupakan sebuah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Leptospira sp. yang bisa ditularkan dari hewan ke manusia maupun sebaliknya  atau biasa disebut zoonosis.

Leptospirosis juga dikenal  dengan nama Demam Icterohemorrhage, Penyakit Weil, Penyakit Swineherd's, Demam persawahan atau Ricefield fever, Demam Lumpur, Demam Canicola, Jaundis berdarah serta Penyakit Stuttgart pada manusia, sedangkan pada binatang disebut penyakit kuning non-virus, penyakit air merah pada anak sapi, serta tipus anjing.

Umumnya di Indonesia, penyakit leptospirosis ini biasanya terjadi oleh adanya tikus pada saat kondisi sedang banjir. Ketika ada banjir maka akan merubah keadaan lingkungan meliputi adanya genangan air, lingkungan menjadi berlumpur serta becek, dan juga banyak sampah-sampah yang tertimbun yang dapat mempermudah perkembang biakan bakteri Leptospira.

Air seni tikus akan ikut arus banjir yang kemudian memasuki tubuh manusia melalui permukaan kulit yang mengalami luka, selaput lendir hidung serta mata. Selama ini tikus merupakan hewan yang dianggap membawa serta menyebarkan penyakit lemptospirosis sebab bertindak sebagai inang yang alami serta memiliki kelebihan dalam sistem reproduksi. Sedangkan beberapa hewan yang lainnya seperti babi, kuda, domba, kambing, sapi serta anjing juga dapat terserang Leptospirosis namun potensi penularannya hanya sedikit.
  • Penularan
faktor resiko leptosirosisCara penularan leptospirosis bisa terjadi secara langsung dari satu penderita ke orang lain, serta secara tidak langsung yaitu melalui media.

Penularan yang terjadi secara langsung umumnya melalui kontak langsung dengan selaput lendir mata, kontak dengan luka di kulit, mulut, cairan air seni, kontak seksual dan bahkan cairan abortus atau cairan saat menggugurkan kandungan.

Sedangkan penularan dari manusia ke manusia relatif jarang terjadi. Penularan secara tidak langsung umumnya terjadi melalui kontak fisik dengan hewan atau sebaliknya dengan berbagai macam barang yang telah tercemar air seni pengidap leptospirosis, contohnya alas di kandang hewan, makanan, minuman, tanah serta jaringan tubuh. Umumnya kasus yang sering terjadi pada manusia yaitu pada para pekerja pembersih selokan, karena selokan umumnya banyak tercemar bakteri Leptospira.

Biasanya, penularan yang terjadi lewat mulut serta tenggorokan sangat jarang sekali terjadi, sebab bakteri ini tidak dapat hidup di dalam lingkungan yang asam. Bakteri leptospira dapat hidup pada air tawar serta tanah selama kurun waktu 1 bulan, namun dapat dibasmi dengan menggunakan cairan pembasmi kuman atau desinfektan. Umumnya bakteri leptospirosa yang banyak terdapat  pada bagian dinding, bagian rumah serta lantai rumah yang rentan terkena air yang kotor ketika musim hujan.

gejala leptospirosisKetika bakteri leptospirosa masuk ke dalam tubuh melalui selaput lendir serta kulit. Maka bakteri leptospira akan memperbanyak diri di dalam darah serta jaringan tubuh. Selanjutnya akan terjadi leptospiremia , yaitu ketika adanya penimbunan bakteri leptospira  di dalam darah sehingga bakteri dapat menyebar ke berbagai jaringan tubuh terutama ginjal serta hati.

Pada organ ginjal, kuman akan bermigrasi ke interstitium, tubulus renal serta tubular lumen yang dapat menyebabkan radang ginjal interstitial  atau nefritis interstitial serta kematian tubuli ginjal atau necrosis tubular. Penyakit gagal ginjal biasanya terjadi karena adanya kerusakan pada tubulus, hipovolemia karena kekurangan cairan serta adanya peningkatan permeabilitaskapiler.

Gangguan pada hati lebih berupa nekrosis sentilobular dengan proliferasi sel Kupffer. Ketika kondisi seperti ini terjadi maka akan ada peningkatan sel-sel Kupffer do dalam organ hati. Leptospira juga mampu menyerang otot tulang yang nantinya akan menyebabkan edema, nekrosis fokal serta vakuolisasi miofibril. Hal ini terjadi karena adanya gangguan pada sistem sirkulasi otot mikro serta meningkatnya permeabilitaskapiler dapat menyebabkan adanya kebocoran cairan serta hipovolemia sirkulasi.

Gejala Umum

 Leptospirosis memiliki gejala umum yang meliputi:
  • Menggigil
  • Demam yang tinggi,
  • Sakit kepala.
  • Muntah-muntah.
  • Peradangan pada mata.
  • Nyeri otot bagian punggung dan betis.
Jika anda mengalami gejala seperti diatas, sebaiknya anda sesegera mungkin mengkonsultasikannya kepada dokter terdekat. Bila tidak segera ditangani, penyakit leptospirosis ini dapat merusak berbagai organ vital dalam tubuh. Sebab, bila bakterinya terkumpul di jantung anda akan mengalami gagal jantung. Jika menyerang ginjal maka anda akan diharuskan untuk terus melakukan cuci darah. Dan bila menyerang liver maka akan menunjukkan gejala kulit menguning serta adanya pembengkakan pada liver. Bakteri leptospira ini dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama pada organ ginjal hewan, sehingga bakteri ini akan banyak dikeluarkan melalui air seninya. Bakteri ini mampu bertahan hinga berbulan-bulan lamanya sedangkan pada manusia umumnya akan bertahan selama 2 bulan. Manusia merupakan inang yang paling akhir sehingga penularan ke sesama manusia jarang sekali terjadi.
  • Cara Pencegahan Leptospirosis
lingkungan yang tidak bersih
Penyakit leptospirosis bisa dicegah dengan berbacag macam cara, yaitu menghindari kontak langsung dengan kotoran hewan, selalu menggunakanan alas kaki ketika ingin keluar rumah serta jangan berenang di tempat-tempat yang kotor karena mungkin saja sudah tersemar air seni tikus.

Kebiasaan yang sederhana sekali seperti mencuci tangan sebelum kontak secara langsung dengan hewan, memusnahkan tikus serta menyimban bahan makanan di tempat-tempat yang bersih juga bisa mencegah kita tidak terjangkat bakteri leptospira. Sebenarnya, penyakit leptospirosis yang masuk dalam klasifikasi ringan dapat dibasmi dengan pemberian obat antibiotik seperti ampisilin, doksisiklin maupun amoksisillin.

Bila untuk penyakit leptospirosis tingkat parah dapat diobati dengan pemberian penisilin G, eritromisin, amoksisillin serta ampisilin. Manusia cenderung rawan terserang leptospira sehingga manusia sudah sewajarnya untuk mewaspadai berbagai pencemaran khususnya air seni hewan apapun.  Hidup sehat serta selalu menjaga kebersihan merupakan sara yang paling tepat untuk mencegah penyakit leptospirosis. 

Manusia yang hobbi memelihara binatang sebaiknya selalu membersihkan tangan dan tubuh dengan menggunakan sabun antiseptik setelah melakukan kontak dengan hewan peliharaan. kandang atau lingkungan sekitar dimana hewan peliharaan anda berada. Selain itu penting juga mewaspadai tikus sebagai hewan pembawa bakteri leptospirosis.

Memberantas hama tikus harus di galakkan. Disamping itu, para peternak sapi maupun babi juga dihimbau untuk tidak mengandangkan ternaknya terlalu dekat dengan sumber air. Kotoran binatang ternak juga perlu untuk diarahkan ke tempat pembuangan khusus sehingga tidak mencemari lingkungan serta mencemari air.

Minggu, 29 Desember 2013

Faktor Yang Berkaitan Dengan Serangan Jantung

 Selama ini, obesitas atau kegemukan pada seseorang merupakan salah satu faktor yang berkaitan dengan serangan jantung.

Padahal, sebenarnya ada cara yang lebih akurat untuk memprediksi apakah seseorang memiliki resiko terserang penyakit jantung atau tidak. Yaitu dengan cara melihat dari ukuran pinggangnya.

Ukuran pinggang seseorang ternyata bisa dijadikan sebagai sebuah patokan untuk memprediksi kesehatan jantungnya jika dibandingkan dengan ukuran dari berat badannya.

Dalam beberapa penelitian telah ditemukan bahwa, Body Mass Indexs atau indeks massa tubuh sangat berkaitan dengan resiko kematian yang disebabkan oleh penyakit kronis serta penyakit jantung.

Namun, hal yang paling mengejutkan adalah adanya analisis baru yang telah dimuat dalam Journal of America College of Cardiology yang menyatakan bahwa, ukuran pinggang merupakan suatu cara yang dapat dikatakan jauh lebih akurat dalam memprediksi kemungkinan seseorang meninggal karena penyakit jantung maupun penyakit lainnya.

Dalam penelitian tersebut, telah ditemukan bahwa seseorang yang memiliki resio lingkar pinggang - panggul lebih dari 89 cm atau 35 inchi untuk wanita, atau 101,6 cm atau 40 inchi untuk pria, memiliki kemungkinan meninggal karena penyakit jantung hingga 70% jika dibandingkan dengan orang-orang yang memiliki ukuran pinggang yang lebih kecil.

Jean-Pierre Depres, PhD, seorang direktur penelitian di Quebec Heart and Lung Insttitute Laval University, menyebutkan bahwa studi baru tersebut memberikan lebih banyak bukti tentang kekurangan metode pengukuran BMI dalam melakukan penilaian tentang resiko serangan jantung.

Namun, metode penilaian melalui indeks massa tubuh seseorang dikombinasikan dengan mengukur ukuran pinggang, akan dapat memberikan hasil prediksi yang lebih lengkap serta lebih akurat.

Mungkin juga tidak banyak yang tahu bahwa orang yang mengalami serangan jantung lebih banyak mengalaminya setelah melakukan mandi dengan air hangat, terutama saat udara dingin tengah merasuk jika dibandingkan dengan setelah melakukan aktifitas yang berat.

Dalam sebuah penelitian di Jepang, dengan cara meneliti sekitar 11.000 kasus kematian akibat serangan jantung di Osaka, Jepang, ditemukan bahwa orang yang mengalami serangan jantung setelah mandi air hangat pada saat musim dingin, memiliki angka kasus yang lebih banyak sekitar 10 kali lebih banyak jika dibandingkan pada saat musim panas.

Dari hasil penelitian tersebut dapat kita simpulkan bahwa individu yang ingin menghangatkan tubuhnya saat musim dingin tiba dengan cara mandi dengan air hangat memiliki resiko mengalami serangan jantung yang lebih tinggi sehingga kita harusnya menghindari hal ini.

Selain itu, serangan jantung jiga bisa terjadi saat seseprang sedang tidur lelap. Bahkan kasusnya lebih besar jika dibandingkan dengan orang yang mandi dengan air hangat di musim dingin. Yaitu sekitar 22% kasus.

Agar lebih jelas, kami akan memberikan hasil penelitian yang lebih menegaskan terjadinya resiko serangan jantung dalam kegiatan tertentu:
  • Tidur sebanyak 22%.
  • Mandi air hangat sebanyak 9%.
  • Kelelahan dalam bekerja sebanyak 3%.
  • Berolahraga 0,5%.
  • Lain-lain 65,5%.
Jika kita lihat dari angka perbandingan antara mandi air hangat dengan berolahraga, sebanyak 54 orang yang mengalami serangan jantung setelah melakukan mandi dengan air hangat di musim dingin. Sedangkan orang yang meninggal karena serangan jantung setelah berolahraga hanya sekitar 10 orang saja. Para peneliti menduga bahwa pada saat seseorang mandi dengan air hangat pada musim gingin dapat menyebabkan tekanan darah mengalami penurunan secara drastis.

Hal tersebut memberikan dampak pada berkurangnya fungsi organ jantung secara mendadak. Serta pada beberapa kasusnya, dapat langsung menyebabkan serangan jantung. Anda yang hobi dalam bekerja bahkan sampai melupakan segalanya karena terlalu sibuk mengejar target baik berupa target secara finansial maupun target kepuasaan hati, sebaiknya mulai saat ini anda mengurangi aktifitas kerja yang berlebihan tersebut. 

Apapun itu, jika dilakukan secara berlebihan akan memberikan dampak yang buruk. Begitu juga di dalam bekerjsa, dimana seseorang yang terlalu bersemangatdalam bekerja bahkan lembur setiap hari akan memicu resiko terkena serangan jantung.

 Menurut sebuah penelitian yang diikuti oleh para pekagai negeri di London, Inggris, telah terungkap bahwa pekerja yang bekerja dengan waktu lebih dari 11 jam dalam 1 hari, sangat rentan sekali terkena serangan jantung.

Angka resikonya dapat mencapai sekitar 67% jika dibandingkan dengan karyawan yang bekerja dengan jam kerja  yang normal yaitu 7 hingga 8 jam dalam 1 hari.

Penelitian ini dilakukan pada sekitar 7000 orang responden serta dilakukan selama 11 tahun itu menemukan bahwa, sekitar 192 orang responden mengalami serangan jantung akibat dari bekerja dengan berlebihan. Penelitian ini memang masih membutuhkan penelitian lanjut untuk memperdalam tentang hal ini.

Namun, hasil penelitian diatas dapat kita jadikan sebagai peringatan bahwa bekerja  secara berlebihan dapat meningkatkan resiko serangan jantung. Maka dari itu, akan lebih bijaksana lagi jika kita mau menjaga kesehatan kita dengan sebaik mungkin sejak dini.

Sabtu, 28 Desember 2013

Beda Serangan Jantung Dengan Nyeri Dada Biasa

Semua orang pasti merasa khawatir dan takut akan adanya serangan jantung. Penyakit yang berbahaya serta sangat mematikan ini memang sangat ditakuti oleh semua orang di berbagai belahan dunia.

Bagaimana tidak, serangan jantung dapat merenggut nyawa seseorang dengan tiba-tiba dan tak terduga. Individu yang terlihat sehat-sehat saja karena tidak ada keluhan tentang gejala penyakit apapun, dapat saja meninggal secara mendadak akibat dari serangan jantung.

Bahkan ada kabar berita tentang seorang pemain sepak bola dalam sebuah club yang ada di Italia, meninggal dunia di lapangan pada saat pertandingan masih berlangsung. Tim dokter menyatakan bahwa penyebab kematian pemain sepak bola itu adalah karena serangan jantung.

Maka dari itu, kita patut untuk selalu waspada terhadap adanya serangan mendadak yang sangat mematikan yang disebabkan oleh serangan jantung. Sebenarnya, penyakit jantung juga memiliki banyak gejala yang dapat kita kenali serta dianalisis oleh orang awam sekalipun, asalkan orang tersebut telah mengetahui informasi tentang penyakit ini sejak awal.

Yang terpenting untuk diketahui adalah penyakit jantung tidak identik dengan rasa nyeri pada bagian dada. Orang yang mengeluhkan rasa nyeri di bagian dada dapat dikatakan telah menderita penyakit jantung, sebab bisa saja orang itu mengidap penyakit lain, misalnya pneumothorax, asma atau yang lainnya.

Seorang ahli penyakit jantung mengatakan bahwa, sebenarnya ada lebih dari 1/3 pasien penyakit jantung tidak mengeluhkan tentang adanya rasa nyeri pada bagian dada. Namun, gejalanya sudah dapat dirasakan jauh sebelumnya, yaitu ketika merasakan nyeri pada dada yang timbul selama 5 hingga 10 menit. Lalu bagaimana cara membedakan nyeri dada yang dirasakan tersebut karena akibat dari penyakit jantung atau gangguan penyakit lain?

Dibawah ini adalah gejala-gejala yang sangat khas yang muncul pada orang-orang yang mengalami serangan jantung, yaitu:
  • Dada terasa sesak serta berat sekali sehingga mengalami kesulitan dalam bernafas.
Kemungkinan anda pernah melihat iklan tentang obat asma yang biasa ditanyangkan di televisi, dimana terlihat seseorang yang nampak merasakan sesak napas yang berat sekali seperti diikat oleh tali yang kencang. Rasa sesak seperti itulah yang dirasakan oleh orang yang terkena serangan jantung.
  • Berkeringat, perut terasa mual. Serta timbul rasa cemas.
Kondisi ini akan timbul secata serentak, berbarengan dengan sesak saat bernapas hingga merasa sangat kesulitan sekali untuk bernapas.
  • Rasa sakit yang merambat.
rasa sakit pada bagian leher, lalu diikuti rasa sakit pada bagian lengan kiri serta rahang, pada bagian belakang perut serta dapat juga terjadi pada salah satu bagian bahu.
  • Jantung berdegup kencang bahkan lebih cepat dari biasanya.
Pada saat yang bersamaan, tubuh menjadi lemas secara tiba-tiba. Yang patutu diperhatikan adalah gejala-gejala yang berhaya seperti diatas dapat terjadi sekalipun anda sedang beristirahat dalam arti tidak melakukan kegiatan atau aktifitas. Namun, gejala-gejala ini juga dapat muncul setelah berolahraga, setelah makan dalam porsi besar, maupun pada saat stress.

 Jika anda merasakan beberapa gejala seperti diatas, segera temui dokter untuk mendapatkan pertolongan secara dini. Anda perlu mengetahui bahwa otot-otot jantung akan mengalami kerusakan yang permanen setelah terjadi serangan jantung.

Maka, untuk mencegah kerusakan yang lebih parah, sedera mencari bantuan bila anda mengalami gejala-gejala serangan jantung. Nyeri dada juga dapat disebabkan oleh hal-hal lain selain serangan jantung.

Berikut ini adalah nyeri dada yang tidak termasuk serangan jantung:
  • Nyeri dada saat batuk.
Jika anda merasakan nyeri pada bagian dada saat anda batuk, maka anda tidak perlu khawatir sebab hal tersebut bukan termasuk gejala serangan jantung, walaupun tetap harus diobati. Umumnya penyebab dari hal tersebut adalah adanya infeksi pada saluran pernafasan bagian atas karena serangan virus.
  • Nyeri pada bagian rusuk.
Umumnya rasa nyeri pada bagian rusuk disebabkan oleh timbulnya penyakit yang lain seperti herpes zoster.
  • Nyeri otot atau pada tulang dada.
Hal seperti ini adalah hal yang normal serta sering sekali terjadi justru pada individu yang sedang meningkatkan kegiatan fisiknya.
  • Patah pada tulang rusuk.
Rasa nyeri pada nagian dada yang dialami oleh seseorang bisa jadi karena adanya tulang rusuk yang patah karena berbagai macam sebab, meliputi terjatuh, terkena pukulan, dan lain sebainya.
  • Pneumothorax
Penyakit ini merupakan masalah atau gangguan pada organ paru-paru yang dapat menyebabkan rasa nyeri di dada hingga dapat mengakibatkan sesak napas.
  • Darah beku pada organ paru-paru
Kondisi seperti ini disebut sebagai emboli yang dapat menyebabkan adanya rasa nyeri dada yang sangat merepotkan. Kondisi seperti ini memerlukan penanganan oleh dokter ahli untuk menghilangkan rasa nyeri yang diderita.
  • Penyakit pada tulang belakang.
Anda semua pasti sudah pernah tahu tentang penyakit terjepitnya saraf tulang belakang. Kondisi seperti ini juga dapat menyebabkan adanya rasa nyeri pada bagian dada yang sangat mengganggu. Itulah tadi berbagai macam perbedaan gejala untuk membedakan gejala mana yang termasuk gejala serangan jantung maupun hanya nyeri dada biasa yang memiliki tingkat resiko kematian jauh dibawah serangan jantung.  

Jumat, 27 Desember 2013

Hipertensi Pada Anak Dan Remaja

alat pengukur tekanan darahSaat ini penyakit hipertensi atau darah tinggi telah banyak menyerang remaja serta anak-anak. Hal ini lebih disebabkan karena adanya perubahan pada pola makan yang menyebabkan remaja dan anak-anak bisa terserang hipertensi.

"Saat ini hipertensi mulai ditemukan pada para kelompok usia muda, namun hal seperti ini belum menjadi suatu hal yang perlu dikhawatirkan" jelas Dirjen Pengendalian Penyakit dan Kesehatan Lingkungan Kementrian Kesehatan RI Bapak Tjandra Yoga Aditama pada Peringatan Hari Kesehatan Dunia, pada tanggal 4 April  2013 lalu di Jakarta.

Beliau menjelaskan bahwa konsumsi makanan cepat saji serta junk food yang memiliki kandungan garam serta gula yang tinggi lah yang menjadi faktor pemicu dari kasus hipertensi di usia muda.

Namun sayangnya, jumlah pengidap hipertensi anak-anak di Indonesia sejauh ini masih belum dapat dipastikan berapa banyaknya.  Hal ini kemungkinan dikarenakan mereka jarang melakukan pemeriksaan tekanan darahnya.

anak obesitas
Hipertensi pada anak dan remaja dapat berakibat buruk dan sangat serius sekali dalam proses belajar serta tertumbuhan mereka. Sebab, kondisi hipertensi ini bisa saja menjadi faktor resiko obesitas pada anak-anak dan remaja. Jika anak-anak maupun remaja mengalami obesitas maka nantinya mereka akan mengalami keterbatasan dalam bergerak serta beraktivitas.

Karena adanya keterbatasan bergerak inilah, anak-anak dan remaja menjadi semakin malas untuk bergerak serta belajar. Anak dan remaja yang jarang bergerak akan berpotensi untuk menumpuk lemak dan kolesterol jahat di dalam tubuhnya serta pembuluh darahnya.

Dan pada akhirnya nanti, kadar kolesterol di dalam darahnya akan semakin meningkat serta dapat menimbulkan efek pada peningkatan tekanan darah. Bila pola makan yang tidak sehat ini terus berlanjut, maka dengan ini tekanan darahnya akan semakin meningkat pula. Dan hal seperti ini bisa semakin parah jika keadaan penyakit hipertensinya tidak terdiagnosis serta tidak segera diobati.

Kondisi seperti ini pada anak maupun remaja dapat membuat mereka mengalami berbagai penyakit yang serius seperti stroke maupun gagal jantung. Sebab, organ otak dan jantung merupakan organ yang seringkali menjadi target utama dari hipertensi. Berdasarkan pada rekomendasi dari Satuan Tugas Dokter Anak Indonesia atau IDAI, hipertensi pada anak merupakan suatu keadaan dimana tekanan darah sistolik dan atau diastolik nilai rata-ratanya berada pada lebih besar atau sama dengan 95, menurut usia serta jenis kelamin, yang dilakukan setidaknya minimal 3 kali pengukuran.

Klasifikasi tingkatan hipertensi, adalah :
  • Hipertensi ringan. Jika tekanan darah baik sistolik atau diastolik berada pada kisaran 10 mmHg di atas persentil ke 95. Sedangkan untuk yang usia remaja 150/100 hingga 159/109 mmHg.
  • Hipertensi sedang. Jika tekanan darah pada anak tersebut baik sistolik maupun diastolik lebih besar dari 20 mmHg di atas persentil 95. Sedangkan untuk yang berusia remaja jika tekanan darahnya mencapau 160/110 mmHg.
Tekanan darah yang terlalu tinggi akan menyebabkan jantung mengalami kegagalan dalam memompa darah ke seluruh tubuh. Hal sepertilah yang biasa disebut dengan gagal jantung. Kegagalan yang terjadi seperti ini akan menghambat asupan oksigen serta nutrisi yang menuju ke organ otak yang nantinya akan berakibat stroke.

mengukur tekanan darah pada anakKondisi yang semacam ini tentunya dapat menjadi sebuah ancaman yang sangat serius bagi masa depan bangsa yang sangat tergantung pada kualitas generasi mudanya.

Selain bisa menyebabkan resiko penyakit jantung dan stroke, hipertensi juga bisa menyebabkan penyakit ginjal. Penelitian yang dilakukan pada tahun 2011 di Amerika Serikat telah menunjukkan bahwa sekitar 20% penduduk yang berusia 24 hingga 32 tahun mengalami hipertensi. begitu seorang remaja atau anak telah terdiagnosis mengalami hipertensi, jalan satu-satunya adalah merubah gaya hidup dan pola makannnya, dan terkadang memerlukan bantuan terapi pengobatan untuk menormalkan tekanan darahnya.

Kamis, 26 Desember 2013

Mencegah Hepatitis Pada Anak-anak

vaksinasi
Penyakit apapun di dunia ini, bisa menyerang siapa saja tanpa memandang usia. Baik itu tua, remaja, anak-anak bahkan sampai bayi pun bisa saja terserang berbagai jenis penyakit tertentu

Salah satu penyakit yang bisa menyerang siapa saja tanpa pandang bulu adalah hepatitis. Kita sebagai orangtua, sudah selayaknya tanggap akan hal ini serta sudah melakukan berbagai macam langkah untuk mengantisipasi penyakit hepatitis agar tidak menyerang pada anak-anak kita.

Umumnya, penyakit hepatitis pada anak-anak yang masih bayi terjadi pada saat berusia 2 bulan setelah dilahirkan. para ahli telah membuat kesimpulan bahwa sekitar 80% bayi yang mengalami hepatitis itu lebih disebabkan karena adanya infeksi virus saat proses melahirkan.

imunisasi hepatitis BUmumnya, tindakan pencegahan yang bisa dilakukan saat anak-anak masih bayi ialah dengan cara memberikan immunisasi hepatitis, agar si anak tetap terjaga kondisi kesehatannya.

Penyakit hepatitis yang terjadi pada anak-anak dapat berakibat sangat buruk pada organ tubuh si anak, terlebih lagi yang masih bayi. Sebab, bayi sangatlah rentan sekali terhadap serangan berbagai macam penyakit.

Beberapa dampak serius yang terjadi karena penyakit hepatitis bisa berupa adanya gangguan pada otak yang nantinya dapat menyebabkan kemunduran mental anak, adanya kerusakan yang bersifat permanen dan sulit disembuhkan pada organ hati serta dapat memunculkan terjadinya kerusakan sel-sel hati karena banyaknya jaringan parut pada hati atau biasa disebut sirosis hati.

Berbagai data telah menunjukkan bahwa ada sekitar 80% bayi yang mengidap hepatitis akan sembuh total serta hanya sekitar 20% saja yang nanti penyakit hepatitisnya terus berlanjut menjadi hepatitis kronis serta menjadi sirosis hati. Sebagai orang tua, kita diharapkan agar dapat mendeteksi adanya hepatitis pada anak-anak kita sesegera mungkin.

gejala hepatitis / jaundice / sakit kuning
Umumnya, anak-anak yang menderita hepatitis akan memiliki warna kulit seperti kekuningan karena akibat dari banyaknya bilirubin di dalam tubuhnya, air seninya berwarna gelap serta tinjanya tampak lebih pucat.

Selain itu, keadaan tubuh anak-anak cenderung lebih lemah dari biasanya, serta adanya penurunan berat badan secara signifikan sebagai akibat dari berkurangnya nafsu makan si anak.

Karena nafsu makan anak menjadi berkurang, maka otomatis nutrisi yang masuk serta energi yang keluar dalam tubuhnya menjadi tidak optimal. Bila gejala-gejala seperti diatas terjadi pada anak-anak anda, maka segeralah membawanya ke dokter terdekat agar dapat segera ditangani dengan baik.

Umumnya, metode pengobatan yang dilakukan oleh para dokter adalah memberikan obat-obatan untuk menghilangkan gejala penyakit atau yang biasa disebut dengan obat simtomatik. Karena, tidak ada obat-obatan yang khusus untuk mengobati penyakit hepatitis, selain imunisasi yang dilakukan untuk mencegah. Selain itu, perlu sekali untuk meningkatkan daya tahan tubuh si anak dengan cara memperbanyak asupan makanan yang  bergizi dan seimbang serta banyak-banyak beristirahat.

vaksinasi
  Agar anak-anak kita tidak terserang hepatitis, ada baiknya untuk melakukan imunisasi pada anak. Suntikan immunoglobin pada saat bayi baru dilahirkan juga dapat membantu memberikan kekebalan tubuh pada anak agar tidak terserang hepatitis.

Imunisasi bisa dilakukan lagi pada saat anak sudah berumur 2 tahun dengan cara pemberian vaksinasi hepatitis, yang nantinya pemberiannya di ulang lagi setiap 6 bulan sekali. Mengapa harus dilakukan berulang kali?

Hal seperti ini bertujuan agak anak-anak menjadi semakin kebal terdapat serangan penyakit. Jika si anak hanya diberi vaksin 1 kali saja, maka anak tetap rentan terserang penyakit hepatitis. Pemberian vaksin untuk hepatitis harus lewat pertimbangan dokter yang mengerti betul tentang kondisi kesehatan anak-anak.

Di bawah ini adalah beberapa cara umum yang bisa kita lakukan agar anak-anak terhindar dari penyakit hepatitis:
  • Berikan imunisasi hepatitis secara rutin sesuai dengan petunjuk dokter.
  • Memberikan asupan makanan yang sehat dan bergizi seimbang dengan kebutuhan anak.

Rabu, 25 Desember 2013

Ayah Gemuk Bisa Turunkan Penyakit Pada Anak

Dulu, ada keyakinan bahwa gemuk itu berarti sehat. Namun itu hanya sebuah kepercayaan jaman dulu. Saat ini banyak sekali kita jumpai orang yang gemuk. Jaman sekarang ini, gemuk juga belum tentu sehat.

Yang menjadi masalah adalah apakah gemuk itu akan membawa pengaruh pada keturunannya nanti. Jika benar, kita perlu memeriksa dahulu keturunan yang lebih dominan, dari ayah atau dari ibunya.

Dan apakah benar jika dari ayah gemuk bisa turunkan penyakit pada anak serta akan memberikan efek yang negatif pada kesehatan si anak, seperti penyakit kanker maupun penyakit-penyakit degeneratif lainnya.

Sebelum memiliki keinginan untuk hamil, seorang calon ibu sebaiknya mempersiapkan fisiknya. Perkembangan fisik seorang ibu akan sangat berpengaruh pada kondisi bayi yang dikandungnya. Namun tidak hanya sang ibu saja yang perlu memperhatikan kondisi fisiknya, namun sang ayah juga harus memperhatikan kondisi fisknya juga.

Karena kondisi sang ayah juga ikut berpengaruh pada anaknya. Dalam sebuah penelitian telah mengungkapkan bahwa asupan makanan serta beran badan sang ayah juga ikut berperan penting dalam kesehatan keturunannya. Berat badan yang berlebih pada sang ayah dapat meningkatkan resiko si anak akan terserang penyakit kanker di kemudian hari.

Apa yang menyebabkan hal tersebut bisa terjadi? Pernyebabnya adalah ada pada DNA sang ayah yang akan menurun pada si anak. Hasil penelitian yang diterbitkan oleh Britis Medical Journal ini menganalisa sel-sel janin dari darah pada tali pusar bayi. Dan hasilnya menunjukkan bahwa bayi yang lahir dari seorang ayah yang memiliki obesitas mengalami rendahnya jumlah metilasi DNA Insulin-like-GrowthFactor II atau IGF-2 di dalam selnya.

 IGF-2 ini merupakan hormon pertumbuhan yang sangat penting selama pertumbuhan dan perkembangan janin. Fungsi dari IGF-2 sendiri adalah, untuk mengikat reseptor IFG-1.

Jika mengalami kekurangan IGF-2, maka si anak tidak dapat mengikat reseptor IGF-1 secara menyeluruh di dalam tubuhnya. Dengan adanya pertumbuhan yang bersifat abnormal pada gen ini, telah diketahui sangat berhubungan dengan meningkatnya resiko penyakit kanker.

DNA sendiri berisi tentang segala informasi bersifat genetik yang diwariskan oleh orang tua kepada si anak. Setelah membandingan berat badan dari kedua orang tua dengan data perubahan gen pada si anak yang baru lahir, maka para peneliti menemukan bahwa adanya penurunan metilasi IGF-2 pada bayi yang baru lahir sangat berhubungan dengan ayah yang gemuk, namun tidak dengan ibu yang gemuk.

Disaat proses perkembangan sperma atau spermatogenesis, beberapa bagian pada DNA kemungkin akan mengalami kerentanan terhadap adanya kerusakan di sekitarnya. Dan efek ini akan diteruskan pada generasi yang berikutnya.

Seorang peneliti menjelaskan, ada kemungkinan adanya malnutrisi atau kurangnya nutrisi dalam hormon pada seorang ayah yang mengalami obesitas lah yang menjadi biang keladi dari metilasi DNA pada sperma. Namun penelitian lebih lanjut masih sangat diperlukan untuk mendalami kesimpulan tersebut.

Perubahan genetik umumnya terjadi pada saat pembentukan sperma dengan sel telur. Inilah yang menjadi penyebab mengapa faktor-faktor seperti gizi, gaya hidup, maupun lingkungan kedua orang tua memiliki dampak langsung pada perkembangan kondisi kesehatan si anak nantinya. Telah banyak kasus orang tua yang gemuk memiliki anak yang ternyata tidak kalah gemuk dengan kedua orang tuanya.

Namun, bila dalam suatu keluarga hanya sang ibu yang mengalami kelebihan berat badan, maka dampaknya tidak sama.

Para peneliti mengumpulkan data penelitian terhadap 3000 keluarga di Australia. para peneliti tersebut memeriksa berat badan anak-anak saat berumur 4 hingga 5 tahun lalu memeriksa berat badan anak-anak itu untuk kedua kalinya saat si anak berumur 8 hingga 9 tahun.

Penelitian ini telah membuat para peneliti berkesimpulan bahwa anak yang memiliki ayah yang gemuk mengalami 4 kali kemungkinan mengikuti jejak sang ayah pada saat berumur 8 hingga 9 tahun daripada anak-anak yang ayhnya memiliki berat badan yang normal. Sang peneliti yang bernama Dr. Freeman,  masih belum dapat mengetahui secara pasti penyebab ayah yang memiliki berat badan berlebih berpengaruh besar pada pertumbuhan anaknya.

Salah satu teori yang paling masuk akal adalah makanan serta kebiasaan seorang ayah yang dapat mempengaruhi pola makan serta aktivitas anaknya. Para peneliti berpikir bahwa hal ini adalah hal yang paling memungkinkan sebab, ayah umumnya merupakan teladan bagi anak-anaknya

 Sedangnya ibu, biasanya lebih cenderung memiliki banyak pengetahuan tentang berat badan, olahraga serta makanan. Dr. Freeman menyebutkan bahwa ada sekitar 25% dari anak-anak di Australia mengalami obesitas atau kelebihan berat badan. Menurutnya, membantu sang ayah yang mengalami obesitas untuk menurunkan berat badannya dapat mengurangi jumlah obesitas pada anak-anak.

Selasa, 24 Desember 2013

Upaya Penanggulangan Stres

Stress Stress akan memunculkan berbagai gejala, seperti gelisah, tegang, rasa cemas, psikosomatis atau sakit fisik, kelelahan, otot kaku, gangguan pada saat tidur bahkan hipertensi serta berpengatuh pada jantung.

Stress juga dapat mempengaruhi prilaku seseorang, menjadi orang yang kurang sabar, mudah marah, menarik diri, atau bahkan mempengaruhi pola makan seseorang.

Sebagian orang menjadi merasa tak berdaya, frustasi, mengalami kelesuan serta menjadi minder karena dipengaruhi oleh stress.

Sebenarnya stress merupakan suatu hal yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan semua manusia, malahan sudah menjadi suatu bagian dalam kehidupan semua orang. Contohnya, saat kita berkendara lalu terjebak macet, lalu roda kendaraan kita kempes serta harus segera diganti, ditambah dengan mengganti ban disaat hujan yang membuat kita menjadi basah, setelah sampai dikantor kita lupa lupa membawa presentasi. Itu saka sudah bisa memunculkan stress.

upaya menanggulangi stress
Terkadang stress dapat memberikan dampak yang positif juga. Stress yang positif disebut dengan nama eustress, yaitu suatu keadaan yang justru membuat kita termotivasi serta memberikan dampak yang menguntungkan bagi kita. Misalnya, dalam keadaan terdesak seperti deadline, tiba-tiba ada suatu ide yang bisa membangkitkan kreativitas kita. Ada juga seseorang yang merasa dirinya tertinggal, sehingga membuat dirinya termotivasi sehingga dapat membuat prestasi yang gemilang .


Ada beberapa upaya penanggulangan stres, yaitu:
  • Menyederhanakan hidup.
Menghapus beberapa acara serta kegiatan dalam daftar agenda anda. Hal ini bertujuan agar anda punya sedikit waktu luang untuk beristirahat maupun refreshing.
  • Menentukan prioritas.
Seandainya anda memiliki 5 rencana yang harus andalakukan dalam 1 minggu ke depan. Maka tentukanlah hal yang paling utama atau yang sangat perlu untuk menjadi prioritas. Terutama hal yang sangat mendesak serta seolah-olah dapat mengancam jiwa anda. Lakukanlah hal yang anda prioritaskan terlebih dahulu, baru menyelesaikan hal-hal yang lain.
  • Bekerja samalah.
Ada begitu banyak orang disekeliling anda yang siap untuk membantu pekerjaan anda. Mengapa anda melakukannya sendirian? Biarkan mereka melakukan beberapa tugas anda sehingga anda tidak perlu terlalu repot mengurusi semua hal sendirian.
  • Tertawa.
Terkadang resep yang sangat jitu untuk mencairkan segala hal yang menegangkan adalah tertawa. Stress berat dalpat mempengaruhi serta merusak berbagai sistem dalam tubuh, humor ataupun sesuatu yang membaut kita tertawa akan dapat menyembuhkan sistem-sistem yang rusak.
  • Tetap berolahraga.
bersepeda Olahraga mampu mengurangi stress dengan banyak cara. Latihan kardiovaskular mampu melepaskan zat kimia di dalam otak untuk merangsang pertumbuhan sel-sel saraf. Olahraga juga dapat meningkatkan hormon serotonin serta neropinefrin yang dapat meningkatkan mood. Detak jantung akan membabtu dalam melepaskan engorfin serta hormon pengurang rasa sakit, menyebabkan euforia atau kegembiraan, serta membantu respon otak terhadap kecemasan serta stress.
  • Lakukan satu hal saja dalam satu waktu.
Kita dituntut untuk serba cepat, termasuk dalam mengerjakan suatu tugas. Kita cenderung melakukan banyak tugas secara sekaligus agar cepat selesai. Maka dari itu kita harus tetap konsentrasi dalam satu hal untuk menyelesaikannya dengan cepat.
  • Mengerti tentang batasan.
Kegiatan akan terus berjalan serta tak ada habisnya. Namun otak, kemampuan serta waktu itu memiliki batasan. Maka sangat penting bagi kita untuk membatasi kegiatan. Melakukan semua tawaran pekerjaan justru akan membuat kita semakin stress. Sebab pada akhirnya kita kehabisan tenaga dan waktu untuk menyelesaikan semuanya.
  • Berpikir secara luas.
Pikirkan segala sesuatu lebih luas lagi. Pikiran luas serta jauh kedepan. Jangan terlalu sering memikirkan hal yang kecil-kecil.
  • Memilih teman.
Teman itu seperti energi. Teman dapat memberikan energi yang positif juga dapat memberikan energi yang negatif. Jadi, pilihlah teman yang memiliki sifat optimis dan penuh humor. Hal ini akan memberikan dampak yang positif juga pada anda.
  • Mencari cara untuk memulihkan diri.
Bersenang-senang, refreshing akan dapat melepaskan kepenatan. Atau mungkin ada meluangkan waktu sejenak untuk melakukan hobi anda. Hal ini juga dapat membantu mengurangi stress.
  • Ambil waktu untuk keluar dari rutinitas.
Cuti untuk beberapa hari sekedar menyendiri atau menikmati hidup bersama keluarga dapat membantu untuk mengurangi stress. Atau anda memilih jalan atau rute yang lain saat anda berangkat ke kantor juga bisa membantu anda mendapatkan hal-hal baru. Jika anda terbiasa mendengarkan musik dalam mobil anda, anda bisa sesekali tidak melakukan kebiasaan anda ini.