Jumat, 14 Februari 2014

Gejala Umum Dan Penyebab Dari Kanker Paru-paru

kanker paru2Ada sebuah kampanye kanker paru-paru yang terjadi baru-baru ini di Inggris yang telah memperingatkan bahwa batuk terus menerus selama 3 minggu atau bahkan lebih, merupakan salah satu gejala dari kanker paru-paru yang mematikan.

Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa kanker paru-paru merupakan pertumbuhan sel kanker yang tidak terkendali di dalam jaringan organ paru-paru.

Kebiasaan merokok adalah penyebab utama dari sekitar 90% kasus kanker paru-paru pada pria, serta 70% kasus kanker pada wanita.

Sedangkan kanker paru-paru yang disebabkan oleh faktor lain sangatlah kecil sekali jumlah kasusnya, seperti karena faktor zat yang terhirup diluar maupun didalam ruangan seperti asbes, arsen, nikel, kromat, klorometil eter serta radiasi.

Mengusung slogan "Be Clear on Cancer" kampanye ini bertujuan untuk mengurangi jumlah kematian akibat dari kanker paru-paru khususnya bagi orang yang berumur diatas 50 tahun, karena di umur tersebut mereka lebih rentan terserang kanker paru-paru.

Gejala umum dari penyakit kanker paru-paru, meliputi:
  • Batuk terus menerus selama 3 minggu atau lebih
  • Batuk yang disertai dengan darah
  • Rasa seperti sesak napas
  • Rasa cepat lelah dari pada biasanya selama beberapa waktu lamanya
  • Turunnya berat badan
  • Rasa nyeri pada bagian bahu yang berlangsung cukup lama
Tips-on-Reducing-Smoking-Habits"Pesan dari kampanye ini sangat jelas, bila anda batuk secara terus menerus selama 3 minggu atau bahkan lebih, maka segeralah memeriksakan diri anda ke dokter ahli" kata Jeremy Hunt dari British Secretary of State for Health.

Di sisi lain, hingga pertengahan dekade ini, angka kematian wanita di Eropa akibat dari kanker paru-paru menjadi meningkat lebih tinggi dari pada akibat dari kanker payudara.

Pernyataan resmi ini merupakan hasil dari penelitian yang dilakukan oleh Depatment of Epidemiology, University of Milan, Italia serta Cancer Epidemiology Unit, University of Lausanne, Swiss.

Dan bahkan kondisi seperti ini juga sudah mulai terjadi di Inggris serta Polandia. Para peneliti menyatakan bahwa pada tahun 2013 diperkirakan sekitar 82.640 wanita di seluruh negara Eropa akan meninggal akibat dari penyakit kanker paru-paru.

Dan jumlah ini menunjukkan peningkatan sebesar 7% sejak tahun 2009. "Bila angka perbandingan kematian antara kanker paru-paru dengan kanker payudara ini terus berlawanan, maka tahun 2015 nanti kanker paru-paru akan menjadi penyebab kematian akibat kanker tertinggi di seluruh negara Eropa.

Kondisi yang tertinggi di Inggris dengan angka 21,2 kematian per 100.000 wanita serta di Polandia dengan angka 17,5 kematian per 100.000 wanita" Kata Professor Carlo La Vecchia sebagai Kepala Department of Epidemiology di Itali.

Walaupun kanker paru-paru menjadi penyebab kematian tertinggi akibat kanker pada pria, yaitu diperkirakan sekitar 187.000 kematian atau 37,2 kematian per 100.000 pria. Namun jumlah tersebut menurun menjadi 6%  pada tahun 2009.

"Peningkatan angka ini sebagai akibat dari meningkatnya kebiasaan merokok pada wanita usia muda karena perubahan kebudayaan pada akhir tahun 60an dan 70an" kata Prof. La Vecchia.

Menurut Professor Fabio Levi, Kepala Cancer Epidemiology Unit dari Swiss, mengatakan bahwa "Hasil dari penelitian ini akan menjadi kunci utama kepada pemerintah Uni Eropa untuk melakukan kontrol konsumsi tembakau. Bila banyak yang ingin berhenti merokok atau tidak merokok sama sekali maka ratusan ribu nyawa yang akan tertolong dari kematian akibat dari kanker paru-paru"

kebiasaan menonton tivi "Upaya pencegahan yang lain adalah dengan cara mengatur berat badan serta mengurangi konsumsi minuman beralkohol" tambah Proff. Fabio Levi. Penyakit paru-paru umumnya terjadi akibat dari gaya hidup yang tidak sehat meliputi kebiasaan merokok maupun terpapar polusi udara setiap hari.

Namun ada sebuah penelitian di Jepang yang menemukan faktor lain yang ternyata dapat meningkatkan resiko kanker paru-paru yaitu kebiasaan menonton tivi. Akiko Tamakoshi selaku peneliti sebuah studi di Jepang, mengatakan "Duduk selama berjam-jam didepan tivi dapat meningkatkan kadar senyawa dalam tubuh yang menyebabkan peradangan di dalam darah serta dapat memicu kanker paru-paru"

Tamakoshi menambahkan bahwa pria yang menonton tivi lebih dari 4 jam dalam sehari memiliki resiko sebesar 36% lebih besar mengalami kanker paru-paru dalam 15 tahun ke depan dibandingkan dengan pria yang menonton tivi kurang dari 4 jam dalam sehari.

Tamakoshi melakukan penelitian pada 23.000 responden pria yang suka sekali menonton tivi. Dan sekitar 2,6% dari jumlah responden tersebut ternyata mengidap kanker paru-paru. "Selain itu, pria yang suka sekali menonton tivi terlalu lama akan memiliki kadar gula darah serta insulin yang tinggi dalam tubuhnya, termasuk mengalami disfungsi pada sistem metabolisme dalam tubuh yang dapat mengganggu pertumbuhan sel-sel normal serta mengubahnya menjadi sel-sel ganas" tambah Tamakoshi.
Walaupun prosentase pengidap kanker paru-paru akibat dari menonton tivi terbilang sedikit, namun tetap saja kebiasaan buruk seperti menonton tivi selama berjam-jam serta malas berolahraga akan meningkatkan berbagai resiko serangan penyakit seperti kanker atau penyakit lainnya yang mematikan. Terlebih lagi bila orang tersebut menonton tivi sambil merokok..

Kamis, 13 Februari 2014

Faktor Resiko Penyebab Tekanan Darah Tinggi

komplikasi karena tekanan darah tinggi
Tekanan darah tinggi atau hipertensi bukanlah suatu penyakit yang baru. Faktanya hampir semua orang pernah tahu atau bahkan mengalami sendiri penyakit darah tinggi.

Padahal banyak sekali penyakit yang bisa disebabkan oleh adanya penyakit tekanan darah tinggi seperti penyakit jantung, stroke, kerusakan pada organ ginjal, glaukoma dan bahkan dimensia.

Namun sayangnya, masih belum banyak yang mengetahui secara pasti apa saja yang bisa menjadi faktor penyebab penyakit tekanan darah tinggi pada seseorang.

Dibawah ini adalah beberapa faktor yang dapat menyebabkan seseorang mengalami penyakit tekanan darah tinggi.

  • Umur
Seiring dengan bertambahnya umur seorang manusia, maka akan semakin tinggi resiko mengalami penyakit tekanan darah tinggi. Sebab, semakin tua umur seseorang, maka tingkat elastisitas pada pembuluh darah akan semakin berkurang sehingga cenderung mengalami penyempitan pada pembuluh darah. Dengan adanya penyempitan pada pembuluh darah maka tekanan darah pun menjadi semakin meningkat.
  • Keturunan
Bukan hanya ciri fisik, sifat maupun warna kulit saja yang diwariskan oleh orang tua. Terkadang penyakit pun juga bisa diwariskan oleh orang tua. Bila salah satu atau bahkan kedua orang tua anda mengalami tekanan darah tinggi, kemungkinan anda juga akan lebih cenderung mengalami penyakit tekanan darah tinggi.
  • Jenis kelamin
Sorang pria umumnya beresiko mengalami tekanan darah tingg pada usia 45 tahun. Umumnya pasa usia 45 hingga 64 tahun, baik itu wanita maupun pria akan memiliki tingkat resiko terserang penyakit tekanan darah tinggi yang sama. Namun, justru pada usia diatas 45 tahun, wanita akan lebih tinggi resikonya mengalami penyakit tekanan darah tinggi.
  • Malas beraktivitas
Orang yang tinggal di kota-kota besar lebih cenderung malas untuk beraktivitas. Bekerja di kantor serta duduk terlalu lama ditambah dengan kurang berolahraga maka lebih cenderung meningkatkan penyempitan atau penyumbatan pada pembuluh darah. Sehingga dapat menyebabkan peningkatan resiko terserang penyakit tekanan darah tinggi.
  • Obesitas
obesitasObesitas atau kelebihan berat badan bisa saja menjadi salah satu faktor penyebab tekanan darah tinggi. Jika berat indeks massa tubuh anda menunjukkan angka 25 hingga 30 atau bahkan lebih, maka anda sudah termasuk kelebihan berat badan serta lebih beresiko mengalami penyakit tekanan darah tinggi.
  • Pola makan yang salah
Makanan yang tinggi kalori, lemak serta kaya akan gula perlu dikurangi untuk mengurangi resiko terserang tekanan darah tinggi. Selain itu sebisa mungkin kurangi makanan yang mengandung banyak garam. garam akan menahan banyak sekali cairan dalam tubuh  termasuk darah sehingga dapat meningkatkan resiko tekanan darah tinggi.
  • Kebiasaan buruk
Kebiasaan buruk yang terus menerus berlanjut seperti minum minuman beralkohol dan merokok akan dapat mempengaruhi kondisi kesehatan seseorang. Minuman beralkohol dapat meningkatkan kolesterol jahat atau trigliserida yang berpotensi menyebabkan penyumbatan pada saluran darah. begitu juga dengan rokok.
  • Stres
Stres dapat meningkatkan darah sewaktu-waktu. Hormon adrenalin akan meningkat ketika kita mengalami stres. Hal seperti ini akan membuat jantung kita bekerja lebih cepat dari pada biasanya sehingga tekanan darah menjadi meningkat. Di samping itu, ketika kita dalam keadaan stres, kita tidak dapat menjaga pola makan kita dengan baik. Saat stres orang cenderung makan apa saja agar tubuhnya menjadi lebih rileks. Dan hal ini juga akan berdampak buruk pada tekanan darah.
  • Karena penyakit lain.
penyakit karena obesitasMenurut ahli kesehatan, gangguan pada kesehatan seperti apnea tidur juga dapat menimbulkan tekanan darah tinggi. Orang yang mengalami gangguan pada kesehatan akan sangat dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter ahli.

Untuk tindakan pencegahan, mulailah menjaga pola makan anda sehari-hari. Makanlah makanan yang bergizi dan seimbang dengan kebutuhan kalori anda sehari-hari.

Selain itu tetap berolah raga secara rutin agar peredaran darah menjadi tetap lancar dan bisa juga ditambah dengan mengkonsumsi Nectura Antioksidan yang mengandung banyak vitamin, mineral serta oksidan yang dapat menjaga kondisi tubuh kita tetap dalam keadaan sehat.

Rabu, 12 Februari 2014

Berbagai Akibat Yang Disebabkan Oleh Rokok

kanker
Lebih dari 40% semua jenis kanker disebabkan oleh gaya hidup yang salah. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan di Inggris, hampir setengah penderita kanker disebabkan gaya hidup.

Gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok dan minum minuman beralkohol, keduanya dapat menyebabkan timbulnya berbagai jenis kanker.

Namun, ternyata rokok menjadi pemicu utama dari berbagai kanker yang muncul. Kebiasaan merokok menyebabkan 23 % kanker pada pria serta 15,6% kanker pada wanita.

"Mayoritas orang percaya bahwa kanker disebabkan oleh keturunan. Namun setelah melihat semua data dan bukti, jelas sekali bahwa sekitar 40% penyebab kanker lebih disebabkan oleh berbagai hal yang sebenarnya bisa kita rubah" kata Profesor Max Parkin.

Para peneliti juga menemukan posisi kedua penyebab dari kejadian kanker adalah karena sedikitnya konsumsi buah dan sayuran segar pada pria.

Berbeda dengan pria, penyebab dari kanker pada wanita selain merokok adalah adanya berat badan berlebih atau obesitas. "Kami tidak menduga ketika menemukan konsumsi buah dan sayur akan menjadi sangat penting bagi pria untuk melawan kanker.

Serta tidak mengira bila kegemukan bisa berdampak buruk dibandingkan dengan alkohol pada wanita" Kata Prof Max Parkin, juru bicara para peneliti.

Dibawah ini adalah beberapa penyebab terjadinya kanker pada pria dan wanita:

Pria
  • Kebiasaan merokok 23 %
  • Konsumsi sedikit buah dan sayur 6,1 %
  • Bahaya atau resiko dalam pekerjaan 4,9 %
  • Alkohol 4,6 %
  • Kegemukan 4,1 %
  • Paparan sinar matahari 3,5 %
Wanita
  • Kebiasaan merokok 15,6 %
  • Obesitas 6,9 %
  • Infeksi suatu penyakit 3,7 %
  • Paparan sinar matahari 3,6 %
  • Konsumsi buah dan sayur yang sedikit 3,4 %
  • Alkohol 3,3 %
Merokok, merupakan kebiasaan buruk yang dapat mengancam kesehatan organ jantung serta pembuluh darah.

kebiasaan merokok
Penelitian yang terbaru menunjukkan bahwa merokok juga dapat meningkatkan resiko terserang stroke, dan ancaman yang paling besar adalah pada mereka yang terbiasa menghisap rokok menthol.

Para peneliti menyatakan bahwa mereka yang biasa menghisap rokok menthol cenderung mengalami peningkatan resiko terserang stroke jika dibandingkan dengan orang yang menghisap rokok biasa.

Menurut sebuah studi para ilmuwan di Kanada, resiko terserang stroke yang lebih nyata ditemukan pada perempuan perokok menthol serta mereka yang keturunan non-Afrika. Para ilmuwan pun memberikan saran agar rokok mentol sebaiknya dihindari untuk menekan resiko stroke selain itu sebisa mungkin menghindari semua jenis rokok karena dapat menimbulkan berbagai macam penyakit.

Dalam studinya, Vozoris menggunakan informasi yang diambil dari survei gaya hidup dan kesehatan yang mencakup sekitar 5.028 orang perokok dewasa. Survei ini dilakukan antara tahun 2001 sampai 2008. Secara keseluruhan, sekitar 26% para responden tersebut menyatakan bahwa mereka terbiasa menghisap rokok mentol sedangkan sisanya menghisap rokok non mentol.

Beberapa ahli dalam penelitian tersebut berpendapat bahwa, mentol akan mempermudah seseorang untuk mulai belajar merokok serta lebih sulit untuk dihentikan. Karena rasanya dapat menyamarkan aroma tembakau yang keras.

Diantara para responden yang merokok mentol, sebanyak 3,4% mengatakan bahwa mereka pernah menderita stroke, sedangkan sekitar 2,7% perokok yang menghisap rokok non mentol mengatakan bahwa mereka pernah mengalami stroke.

Setelah memperhitungkan berbabagi faktor seperti umur, suku, jenis kelamin serta jumla rokok yang dihisap oleh para perokok tersebut, Vozoris memberi kesimpulan bahwa penghisap rokok mentol memiliki resiko 2 kali lipat terserang stroke jika dibandingkan dengan perokok non mentol. Perbedaan yang signifikan terlihat pada kaum perempuan serta perokok dari suku non Afrika.

Gordon Tomaselli yaitu seorang Presiden American Heart Association dan Direktur Bagian Kardiologi dari John Hopkins University School  of Medicine berpendapat bahwa studi tersebut telah memperlihatkan kaitan antara kebiasaan merokok mentol serta resiko stroke, namun tidak berhubungan dengan tekanan darah tinggi.

Selain itu, kebiasaan merokok juga dapat berdampak pada kecantikan kulit. Dibawah ini adalah beberapa dampak yang buruk dari merokok pada kulit anda:
  • Merokok dapat membuat kulit menjadi kering
Wanita yang menghisap rokok lebih dari 10 batang setiap harinya, memiliki tingkat kelembaban kulit yang lebih rendah jika dibandingkan dengan orang yang tidak merokok. Akibatnya, kulit menjadi kering karena mengalami dehidrasi. Dampaknya adalah kelenturan kulit menjadi semakin berkurang serta mudah untuk mengelupas.
  • Penuaan dini
Rokok mengandung berbagai zat kimia yang dapat merusak dan menghancurkan elastin dan kolagen yang berfungsi untuk kelenturan serta kekenyalan kulit. Hal seperti ini akan mengakibatkan kondisi kulit menjadi semakin buruk, muncul kerutan dan keriput serta tekstur kulit menjadi kering.
  • Kulit menjadi kusam serta pucat
Kulit mendapatkan berbagai nutrisi dari darah. Seseorang yang memiliki kebiasaan merokok memiliki sistem metabolisme yang lebih lambat sehingga pasokan nurisi untuk kulit berjalan lebih lambat daripada orang yang tidak merokok. Inilah penyebabnya mengapa para perokok memiliki kulit yang kusam serta pucat

Senin, 30 Desember 2013

Mengenal Tentang Penyakit Leptospirosis

bakteri leptospiraAkan ada banyak sekali jenis penyakit yang muncul ketika musim hujan. Biasanya yang terjadi adalah batuk dan pilek.

Namun, pernahkah anda mengenal tentang penyakit leptospirosis serta apa penyebab dari penyakit leptospirosis? Leptospirosis merupakan sebuah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Leptospira sp. yang bisa ditularkan dari hewan ke manusia maupun sebaliknya  atau biasa disebut zoonosis.

Leptospirosis juga dikenal  dengan nama Demam Icterohemorrhage, Penyakit Weil, Penyakit Swineherd's, Demam persawahan atau Ricefield fever, Demam Lumpur, Demam Canicola, Jaundis berdarah serta Penyakit Stuttgart pada manusia, sedangkan pada binatang disebut penyakit kuning non-virus, penyakit air merah pada anak sapi, serta tipus anjing.

Umumnya di Indonesia, penyakit leptospirosis ini biasanya terjadi oleh adanya tikus pada saat kondisi sedang banjir. Ketika ada banjir maka akan merubah keadaan lingkungan meliputi adanya genangan air, lingkungan menjadi berlumpur serta becek, dan juga banyak sampah-sampah yang tertimbun yang dapat mempermudah perkembang biakan bakteri Leptospira.

Air seni tikus akan ikut arus banjir yang kemudian memasuki tubuh manusia melalui permukaan kulit yang mengalami luka, selaput lendir hidung serta mata. Selama ini tikus merupakan hewan yang dianggap membawa serta menyebarkan penyakit lemptospirosis sebab bertindak sebagai inang yang alami serta memiliki kelebihan dalam sistem reproduksi. Sedangkan beberapa hewan yang lainnya seperti babi, kuda, domba, kambing, sapi serta anjing juga dapat terserang Leptospirosis namun potensi penularannya hanya sedikit.
  • Penularan
faktor resiko leptosirosisCara penularan leptospirosis bisa terjadi secara langsung dari satu penderita ke orang lain, serta secara tidak langsung yaitu melalui media.

Penularan yang terjadi secara langsung umumnya melalui kontak langsung dengan selaput lendir mata, kontak dengan luka di kulit, mulut, cairan air seni, kontak seksual dan bahkan cairan abortus atau cairan saat menggugurkan kandungan.

Sedangkan penularan dari manusia ke manusia relatif jarang terjadi. Penularan secara tidak langsung umumnya terjadi melalui kontak fisik dengan hewan atau sebaliknya dengan berbagai macam barang yang telah tercemar air seni pengidap leptospirosis, contohnya alas di kandang hewan, makanan, minuman, tanah serta jaringan tubuh. Umumnya kasus yang sering terjadi pada manusia yaitu pada para pekerja pembersih selokan, karena selokan umumnya banyak tercemar bakteri Leptospira.

Biasanya, penularan yang terjadi lewat mulut serta tenggorokan sangat jarang sekali terjadi, sebab bakteri ini tidak dapat hidup di dalam lingkungan yang asam. Bakteri leptospira dapat hidup pada air tawar serta tanah selama kurun waktu 1 bulan, namun dapat dibasmi dengan menggunakan cairan pembasmi kuman atau desinfektan. Umumnya bakteri leptospirosa yang banyak terdapat  pada bagian dinding, bagian rumah serta lantai rumah yang rentan terkena air yang kotor ketika musim hujan.

gejala leptospirosisKetika bakteri leptospirosa masuk ke dalam tubuh melalui selaput lendir serta kulit. Maka bakteri leptospira akan memperbanyak diri di dalam darah serta jaringan tubuh. Selanjutnya akan terjadi leptospiremia , yaitu ketika adanya penimbunan bakteri leptospira  di dalam darah sehingga bakteri dapat menyebar ke berbagai jaringan tubuh terutama ginjal serta hati.

Pada organ ginjal, kuman akan bermigrasi ke interstitium, tubulus renal serta tubular lumen yang dapat menyebabkan radang ginjal interstitial  atau nefritis interstitial serta kematian tubuli ginjal atau necrosis tubular. Penyakit gagal ginjal biasanya terjadi karena adanya kerusakan pada tubulus, hipovolemia karena kekurangan cairan serta adanya peningkatan permeabilitaskapiler.

Gangguan pada hati lebih berupa nekrosis sentilobular dengan proliferasi sel Kupffer. Ketika kondisi seperti ini terjadi maka akan ada peningkatan sel-sel Kupffer do dalam organ hati. Leptospira juga mampu menyerang otot tulang yang nantinya akan menyebabkan edema, nekrosis fokal serta vakuolisasi miofibril. Hal ini terjadi karena adanya gangguan pada sistem sirkulasi otot mikro serta meningkatnya permeabilitaskapiler dapat menyebabkan adanya kebocoran cairan serta hipovolemia sirkulasi.

Gejala Umum

 Leptospirosis memiliki gejala umum yang meliputi:
  • Menggigil
  • Demam yang tinggi,
  • Sakit kepala.
  • Muntah-muntah.
  • Peradangan pada mata.
  • Nyeri otot bagian punggung dan betis.
Jika anda mengalami gejala seperti diatas, sebaiknya anda sesegera mungkin mengkonsultasikannya kepada dokter terdekat. Bila tidak segera ditangani, penyakit leptospirosis ini dapat merusak berbagai organ vital dalam tubuh. Sebab, bila bakterinya terkumpul di jantung anda akan mengalami gagal jantung. Jika menyerang ginjal maka anda akan diharuskan untuk terus melakukan cuci darah. Dan bila menyerang liver maka akan menunjukkan gejala kulit menguning serta adanya pembengkakan pada liver. Bakteri leptospira ini dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama pada organ ginjal hewan, sehingga bakteri ini akan banyak dikeluarkan melalui air seninya. Bakteri ini mampu bertahan hinga berbulan-bulan lamanya sedangkan pada manusia umumnya akan bertahan selama 2 bulan. Manusia merupakan inang yang paling akhir sehingga penularan ke sesama manusia jarang sekali terjadi.
  • Cara Pencegahan Leptospirosis
lingkungan yang tidak bersih
Penyakit leptospirosis bisa dicegah dengan berbacag macam cara, yaitu menghindari kontak langsung dengan kotoran hewan, selalu menggunakanan alas kaki ketika ingin keluar rumah serta jangan berenang di tempat-tempat yang kotor karena mungkin saja sudah tersemar air seni tikus.

Kebiasaan yang sederhana sekali seperti mencuci tangan sebelum kontak secara langsung dengan hewan, memusnahkan tikus serta menyimban bahan makanan di tempat-tempat yang bersih juga bisa mencegah kita tidak terjangkat bakteri leptospira. Sebenarnya, penyakit leptospirosis yang masuk dalam klasifikasi ringan dapat dibasmi dengan pemberian obat antibiotik seperti ampisilin, doksisiklin maupun amoksisillin.

Bila untuk penyakit leptospirosis tingkat parah dapat diobati dengan pemberian penisilin G, eritromisin, amoksisillin serta ampisilin. Manusia cenderung rawan terserang leptospira sehingga manusia sudah sewajarnya untuk mewaspadai berbagai pencemaran khususnya air seni hewan apapun.  Hidup sehat serta selalu menjaga kebersihan merupakan sara yang paling tepat untuk mencegah penyakit leptospirosis. 

Manusia yang hobbi memelihara binatang sebaiknya selalu membersihkan tangan dan tubuh dengan menggunakan sabun antiseptik setelah melakukan kontak dengan hewan peliharaan. kandang atau lingkungan sekitar dimana hewan peliharaan anda berada. Selain itu penting juga mewaspadai tikus sebagai hewan pembawa bakteri leptospirosis.

Memberantas hama tikus harus di galakkan. Disamping itu, para peternak sapi maupun babi juga dihimbau untuk tidak mengandangkan ternaknya terlalu dekat dengan sumber air. Kotoran binatang ternak juga perlu untuk diarahkan ke tempat pembuangan khusus sehingga tidak mencemari lingkungan serta mencemari air.

Minggu, 29 Desember 2013

Faktor Yang Berkaitan Dengan Serangan Jantung

 Selama ini, obesitas atau kegemukan pada seseorang merupakan salah satu faktor yang berkaitan dengan serangan jantung.

Padahal, sebenarnya ada cara yang lebih akurat untuk memprediksi apakah seseorang memiliki resiko terserang penyakit jantung atau tidak. Yaitu dengan cara melihat dari ukuran pinggangnya.

Ukuran pinggang seseorang ternyata bisa dijadikan sebagai sebuah patokan untuk memprediksi kesehatan jantungnya jika dibandingkan dengan ukuran dari berat badannya.

Dalam beberapa penelitian telah ditemukan bahwa, Body Mass Indexs atau indeks massa tubuh sangat berkaitan dengan resiko kematian yang disebabkan oleh penyakit kronis serta penyakit jantung.

Namun, hal yang paling mengejutkan adalah adanya analisis baru yang telah dimuat dalam Journal of America College of Cardiology yang menyatakan bahwa, ukuran pinggang merupakan suatu cara yang dapat dikatakan jauh lebih akurat dalam memprediksi kemungkinan seseorang meninggal karena penyakit jantung maupun penyakit lainnya.

Dalam penelitian tersebut, telah ditemukan bahwa seseorang yang memiliki resio lingkar pinggang - panggul lebih dari 89 cm atau 35 inchi untuk wanita, atau 101,6 cm atau 40 inchi untuk pria, memiliki kemungkinan meninggal karena penyakit jantung hingga 70% jika dibandingkan dengan orang-orang yang memiliki ukuran pinggang yang lebih kecil.

Jean-Pierre Depres, PhD, seorang direktur penelitian di Quebec Heart and Lung Insttitute Laval University, menyebutkan bahwa studi baru tersebut memberikan lebih banyak bukti tentang kekurangan metode pengukuran BMI dalam melakukan penilaian tentang resiko serangan jantung.

Namun, metode penilaian melalui indeks massa tubuh seseorang dikombinasikan dengan mengukur ukuran pinggang, akan dapat memberikan hasil prediksi yang lebih lengkap serta lebih akurat.

Mungkin juga tidak banyak yang tahu bahwa orang yang mengalami serangan jantung lebih banyak mengalaminya setelah melakukan mandi dengan air hangat, terutama saat udara dingin tengah merasuk jika dibandingkan dengan setelah melakukan aktifitas yang berat.

Dalam sebuah penelitian di Jepang, dengan cara meneliti sekitar 11.000 kasus kematian akibat serangan jantung di Osaka, Jepang, ditemukan bahwa orang yang mengalami serangan jantung setelah mandi air hangat pada saat musim dingin, memiliki angka kasus yang lebih banyak sekitar 10 kali lebih banyak jika dibandingkan pada saat musim panas.

Dari hasil penelitian tersebut dapat kita simpulkan bahwa individu yang ingin menghangatkan tubuhnya saat musim dingin tiba dengan cara mandi dengan air hangat memiliki resiko mengalami serangan jantung yang lebih tinggi sehingga kita harusnya menghindari hal ini.

Selain itu, serangan jantung jiga bisa terjadi saat seseprang sedang tidur lelap. Bahkan kasusnya lebih besar jika dibandingkan dengan orang yang mandi dengan air hangat di musim dingin. Yaitu sekitar 22% kasus.

Agar lebih jelas, kami akan memberikan hasil penelitian yang lebih menegaskan terjadinya resiko serangan jantung dalam kegiatan tertentu:
  • Tidur sebanyak 22%.
  • Mandi air hangat sebanyak 9%.
  • Kelelahan dalam bekerja sebanyak 3%.
  • Berolahraga 0,5%.
  • Lain-lain 65,5%.
Jika kita lihat dari angka perbandingan antara mandi air hangat dengan berolahraga, sebanyak 54 orang yang mengalami serangan jantung setelah melakukan mandi dengan air hangat di musim dingin. Sedangkan orang yang meninggal karena serangan jantung setelah berolahraga hanya sekitar 10 orang saja. Para peneliti menduga bahwa pada saat seseorang mandi dengan air hangat pada musim gingin dapat menyebabkan tekanan darah mengalami penurunan secara drastis.

Hal tersebut memberikan dampak pada berkurangnya fungsi organ jantung secara mendadak. Serta pada beberapa kasusnya, dapat langsung menyebabkan serangan jantung. Anda yang hobi dalam bekerja bahkan sampai melupakan segalanya karena terlalu sibuk mengejar target baik berupa target secara finansial maupun target kepuasaan hati, sebaiknya mulai saat ini anda mengurangi aktifitas kerja yang berlebihan tersebut. 

Apapun itu, jika dilakukan secara berlebihan akan memberikan dampak yang buruk. Begitu juga di dalam bekerjsa, dimana seseorang yang terlalu bersemangatdalam bekerja bahkan lembur setiap hari akan memicu resiko terkena serangan jantung.

 Menurut sebuah penelitian yang diikuti oleh para pekagai negeri di London, Inggris, telah terungkap bahwa pekerja yang bekerja dengan waktu lebih dari 11 jam dalam 1 hari, sangat rentan sekali terkena serangan jantung.

Angka resikonya dapat mencapai sekitar 67% jika dibandingkan dengan karyawan yang bekerja dengan jam kerja  yang normal yaitu 7 hingga 8 jam dalam 1 hari.

Penelitian ini dilakukan pada sekitar 7000 orang responden serta dilakukan selama 11 tahun itu menemukan bahwa, sekitar 192 orang responden mengalami serangan jantung akibat dari bekerja dengan berlebihan. Penelitian ini memang masih membutuhkan penelitian lanjut untuk memperdalam tentang hal ini.

Namun, hasil penelitian diatas dapat kita jadikan sebagai peringatan bahwa bekerja  secara berlebihan dapat meningkatkan resiko serangan jantung. Maka dari itu, akan lebih bijaksana lagi jika kita mau menjaga kesehatan kita dengan sebaik mungkin sejak dini.

Sabtu, 28 Desember 2013

Beda Serangan Jantung Dengan Nyeri Dada Biasa

Semua orang pasti merasa khawatir dan takut akan adanya serangan jantung. Penyakit yang berbahaya serta sangat mematikan ini memang sangat ditakuti oleh semua orang di berbagai belahan dunia.

Bagaimana tidak, serangan jantung dapat merenggut nyawa seseorang dengan tiba-tiba dan tak terduga. Individu yang terlihat sehat-sehat saja karena tidak ada keluhan tentang gejala penyakit apapun, dapat saja meninggal secara mendadak akibat dari serangan jantung.

Bahkan ada kabar berita tentang seorang pemain sepak bola dalam sebuah club yang ada di Italia, meninggal dunia di lapangan pada saat pertandingan masih berlangsung. Tim dokter menyatakan bahwa penyebab kematian pemain sepak bola itu adalah karena serangan jantung.

Maka dari itu, kita patut untuk selalu waspada terhadap adanya serangan mendadak yang sangat mematikan yang disebabkan oleh serangan jantung. Sebenarnya, penyakit jantung juga memiliki banyak gejala yang dapat kita kenali serta dianalisis oleh orang awam sekalipun, asalkan orang tersebut telah mengetahui informasi tentang penyakit ini sejak awal.

Yang terpenting untuk diketahui adalah penyakit jantung tidak identik dengan rasa nyeri pada bagian dada. Orang yang mengeluhkan rasa nyeri di bagian dada dapat dikatakan telah menderita penyakit jantung, sebab bisa saja orang itu mengidap penyakit lain, misalnya pneumothorax, asma atau yang lainnya.

Seorang ahli penyakit jantung mengatakan bahwa, sebenarnya ada lebih dari 1/3 pasien penyakit jantung tidak mengeluhkan tentang adanya rasa nyeri pada bagian dada. Namun, gejalanya sudah dapat dirasakan jauh sebelumnya, yaitu ketika merasakan nyeri pada dada yang timbul selama 5 hingga 10 menit. Lalu bagaimana cara membedakan nyeri dada yang dirasakan tersebut karena akibat dari penyakit jantung atau gangguan penyakit lain?

Dibawah ini adalah gejala-gejala yang sangat khas yang muncul pada orang-orang yang mengalami serangan jantung, yaitu:
  • Dada terasa sesak serta berat sekali sehingga mengalami kesulitan dalam bernafas.
Kemungkinan anda pernah melihat iklan tentang obat asma yang biasa ditanyangkan di televisi, dimana terlihat seseorang yang nampak merasakan sesak napas yang berat sekali seperti diikat oleh tali yang kencang. Rasa sesak seperti itulah yang dirasakan oleh orang yang terkena serangan jantung.
  • Berkeringat, perut terasa mual. Serta timbul rasa cemas.
Kondisi ini akan timbul secata serentak, berbarengan dengan sesak saat bernapas hingga merasa sangat kesulitan sekali untuk bernapas.
  • Rasa sakit yang merambat.
rasa sakit pada bagian leher, lalu diikuti rasa sakit pada bagian lengan kiri serta rahang, pada bagian belakang perut serta dapat juga terjadi pada salah satu bagian bahu.
  • Jantung berdegup kencang bahkan lebih cepat dari biasanya.
Pada saat yang bersamaan, tubuh menjadi lemas secara tiba-tiba. Yang patutu diperhatikan adalah gejala-gejala yang berhaya seperti diatas dapat terjadi sekalipun anda sedang beristirahat dalam arti tidak melakukan kegiatan atau aktifitas. Namun, gejala-gejala ini juga dapat muncul setelah berolahraga, setelah makan dalam porsi besar, maupun pada saat stress.

 Jika anda merasakan beberapa gejala seperti diatas, segera temui dokter untuk mendapatkan pertolongan secara dini. Anda perlu mengetahui bahwa otot-otot jantung akan mengalami kerusakan yang permanen setelah terjadi serangan jantung.

Maka, untuk mencegah kerusakan yang lebih parah, sedera mencari bantuan bila anda mengalami gejala-gejala serangan jantung. Nyeri dada juga dapat disebabkan oleh hal-hal lain selain serangan jantung.

Berikut ini adalah nyeri dada yang tidak termasuk serangan jantung:
  • Nyeri dada saat batuk.
Jika anda merasakan nyeri pada bagian dada saat anda batuk, maka anda tidak perlu khawatir sebab hal tersebut bukan termasuk gejala serangan jantung, walaupun tetap harus diobati. Umumnya penyebab dari hal tersebut adalah adanya infeksi pada saluran pernafasan bagian atas karena serangan virus.
  • Nyeri pada bagian rusuk.
Umumnya rasa nyeri pada bagian rusuk disebabkan oleh timbulnya penyakit yang lain seperti herpes zoster.
  • Nyeri otot atau pada tulang dada.
Hal seperti ini adalah hal yang normal serta sering sekali terjadi justru pada individu yang sedang meningkatkan kegiatan fisiknya.
  • Patah pada tulang rusuk.
Rasa nyeri pada nagian dada yang dialami oleh seseorang bisa jadi karena adanya tulang rusuk yang patah karena berbagai macam sebab, meliputi terjatuh, terkena pukulan, dan lain sebainya.
  • Pneumothorax
Penyakit ini merupakan masalah atau gangguan pada organ paru-paru yang dapat menyebabkan rasa nyeri di dada hingga dapat mengakibatkan sesak napas.
  • Darah beku pada organ paru-paru
Kondisi seperti ini disebut sebagai emboli yang dapat menyebabkan adanya rasa nyeri dada yang sangat merepotkan. Kondisi seperti ini memerlukan penanganan oleh dokter ahli untuk menghilangkan rasa nyeri yang diderita.
  • Penyakit pada tulang belakang.
Anda semua pasti sudah pernah tahu tentang penyakit terjepitnya saraf tulang belakang. Kondisi seperti ini juga dapat menyebabkan adanya rasa nyeri pada bagian dada yang sangat mengganggu. Itulah tadi berbagai macam perbedaan gejala untuk membedakan gejala mana yang termasuk gejala serangan jantung maupun hanya nyeri dada biasa yang memiliki tingkat resiko kematian jauh dibawah serangan jantung.  

Jumat, 27 Desember 2013

Hipertensi Pada Anak Dan Remaja

alat pengukur tekanan darahSaat ini penyakit hipertensi atau darah tinggi telah banyak menyerang remaja serta anak-anak. Hal ini lebih disebabkan karena adanya perubahan pada pola makan yang menyebabkan remaja dan anak-anak bisa terserang hipertensi.

"Saat ini hipertensi mulai ditemukan pada para kelompok usia muda, namun hal seperti ini belum menjadi suatu hal yang perlu dikhawatirkan" jelas Dirjen Pengendalian Penyakit dan Kesehatan Lingkungan Kementrian Kesehatan RI Bapak Tjandra Yoga Aditama pada Peringatan Hari Kesehatan Dunia, pada tanggal 4 April  2013 lalu di Jakarta.

Beliau menjelaskan bahwa konsumsi makanan cepat saji serta junk food yang memiliki kandungan garam serta gula yang tinggi lah yang menjadi faktor pemicu dari kasus hipertensi di usia muda.

Namun sayangnya, jumlah pengidap hipertensi anak-anak di Indonesia sejauh ini masih belum dapat dipastikan berapa banyaknya.  Hal ini kemungkinan dikarenakan mereka jarang melakukan pemeriksaan tekanan darahnya.

anak obesitas
Hipertensi pada anak dan remaja dapat berakibat buruk dan sangat serius sekali dalam proses belajar serta tertumbuhan mereka. Sebab, kondisi hipertensi ini bisa saja menjadi faktor resiko obesitas pada anak-anak dan remaja. Jika anak-anak maupun remaja mengalami obesitas maka nantinya mereka akan mengalami keterbatasan dalam bergerak serta beraktivitas.

Karena adanya keterbatasan bergerak inilah, anak-anak dan remaja menjadi semakin malas untuk bergerak serta belajar. Anak dan remaja yang jarang bergerak akan berpotensi untuk menumpuk lemak dan kolesterol jahat di dalam tubuhnya serta pembuluh darahnya.

Dan pada akhirnya nanti, kadar kolesterol di dalam darahnya akan semakin meningkat serta dapat menimbulkan efek pada peningkatan tekanan darah. Bila pola makan yang tidak sehat ini terus berlanjut, maka dengan ini tekanan darahnya akan semakin meningkat pula. Dan hal seperti ini bisa semakin parah jika keadaan penyakit hipertensinya tidak terdiagnosis serta tidak segera diobati.

Kondisi seperti ini pada anak maupun remaja dapat membuat mereka mengalami berbagai penyakit yang serius seperti stroke maupun gagal jantung. Sebab, organ otak dan jantung merupakan organ yang seringkali menjadi target utama dari hipertensi. Berdasarkan pada rekomendasi dari Satuan Tugas Dokter Anak Indonesia atau IDAI, hipertensi pada anak merupakan suatu keadaan dimana tekanan darah sistolik dan atau diastolik nilai rata-ratanya berada pada lebih besar atau sama dengan 95, menurut usia serta jenis kelamin, yang dilakukan setidaknya minimal 3 kali pengukuran.

Klasifikasi tingkatan hipertensi, adalah :
  • Hipertensi ringan. Jika tekanan darah baik sistolik atau diastolik berada pada kisaran 10 mmHg di atas persentil ke 95. Sedangkan untuk yang usia remaja 150/100 hingga 159/109 mmHg.
  • Hipertensi sedang. Jika tekanan darah pada anak tersebut baik sistolik maupun diastolik lebih besar dari 20 mmHg di atas persentil 95. Sedangkan untuk yang berusia remaja jika tekanan darahnya mencapau 160/110 mmHg.
Tekanan darah yang terlalu tinggi akan menyebabkan jantung mengalami kegagalan dalam memompa darah ke seluruh tubuh. Hal sepertilah yang biasa disebut dengan gagal jantung. Kegagalan yang terjadi seperti ini akan menghambat asupan oksigen serta nutrisi yang menuju ke organ otak yang nantinya akan berakibat stroke.

mengukur tekanan darah pada anakKondisi yang semacam ini tentunya dapat menjadi sebuah ancaman yang sangat serius bagi masa depan bangsa yang sangat tergantung pada kualitas generasi mudanya.

Selain bisa menyebabkan resiko penyakit jantung dan stroke, hipertensi juga bisa menyebabkan penyakit ginjal. Penelitian yang dilakukan pada tahun 2011 di Amerika Serikat telah menunjukkan bahwa sekitar 20% penduduk yang berusia 24 hingga 32 tahun mengalami hipertensi. begitu seorang remaja atau anak telah terdiagnosis mengalami hipertensi, jalan satu-satunya adalah merubah gaya hidup dan pola makannnya, dan terkadang memerlukan bantuan terapi pengobatan untuk menormalkan tekanan darahnya.